Entertainment / Gosip
Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36 WIB
Anggota Damkar Khairul Umam terima teror setelah konten fungsi helm yang diduga sindir brimob (Instagram/xkhairulumam)

Suara.com - Anggota pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok, Jawa Barat, Khairul Umam, mengaku mendapatkan teror ancaman dari oknum tak dikenal.

Teror tersebut terjadi tak lama setelah konten Umam berjudul “Day 1 Ngenalin Fungsi APD” yang diduga menyindir anggota Brimob itu viral di media sosial.

“Gue mau ngasih tahu lu, ini namanya helm. Gunanya itu buat ngelindungin kepala, bukan buat ngancurin kepala warga,” kata Umam dalam konten yang diunggah melalui akun Instagramnya pada 22 Februari 2026.

Konten tersebut diduga merujuk pada kasus penganiayaan terhadap siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang tewas setelah diduga dipukul menggunakan helm oleh Bripda MS, yang merupakan anggota Brimob Polda Maluku.

Aksi oknum brimob itu menuai kecaman keras dari berbagai kalangan.

Sementara itu, setelah membuat konten yang diduga menyindir oknum brimob tersebut, Khairul Umam mengaku mendapatkan teror.

“Jadi setelah konten gua yang “Day 1 Ngenalin Fungsi APD” itu, banyak banget teror bahkan udah sampai WA nih guys,” tulis Umam melalui unggahannya, Rabu (25/2/2026).

Umam mengaku masih belum mengetahui siapa oknum yang menerornya tersebut.

“Dan gue juga belum tahu siapa ini orang,” ujarnya.

Baca Juga: 3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang

Pelaku teror tersebut, menurut Umam, mengetahui alamat rumah hingga nama kedua orang Umam.

Anggota Damkar Khairul Umam terima teror setelah konten fungsi helm yang diduga sindir brimob (Instagram/xkhairulumam)

“Yang jelas ada yang sampe ngirimin 2 alamat rumah gue dan nyebut nama umi dan bapak gue. Canggih,” katanya.

Pesan yang berisi teror itu bahkan sudah mulai menyasar orang-orang terdekat Umam.

Sementara itu, Umam mengaku sengaja memberitahu teror tersebut untuk berjaga-jaga jika ke depannya ada bahaya yang mengancam dirinya.

“Sengaja gue post begini. Seenggaknya kalian tau kalau gue kenapa-napa,” tulis Umam.

Unggahan anggota Damkar yang mengaku mendapat teror usai konten yang diduga menyindir brimob itu menuai sorotan komika Pandji Pragiwaksono dan warganet lainnya.

Semangat” tulis Pandji Pragiwaksono.

“Ada apa tuh sampe diingetin pakai helm?” kata akun @hend***.

“Teknologi mereka sebenernya canggih, cuma dipakenya buat doxing orang, bukan nyari penjahat,” tulis akun @hadia***.

“Kalau keluar baca bismillahi tawaqaltu bang, mereka punya jabatan, kita punya Allah yang melindungi,” ujar akun @darma***.

Kontributor : Rizka Utami

Load More