Suara.com - Konten kreator Galih Loss nampaknya hanya bisa menyesali perbuatannya usai ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama. Dia terlihat bisa menunduk saat polisi menggelar konferensi pers kasusnya.
Galih Loss terlihat memakai seragam tahanan. Sementara kepalanya sudah plontos.
Pemilik nama asli Galih Noval Aji Prakoso pun menyampaikan permohonan minta maaf kepada seluruh Umat Muslim atas perbuatannya dan kegaduhan yang ditimbulkan.
"Saya di sini untuk meminta maaf kepada Umat Muslim, atas kejadian yang saya buat dan membuat kegaduhan di sosial media" katanya di video yang dibagikan akun X @txtdrbekasi, Jumat (26/4/2024).
Dalam pengakuannya, Galih Loss menyebut dirinya tak bermaksud melecehan, melainkan untuk tujuan menghibur.
TikTokers ini mengaku menyesali apa yang dilakukannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut. Selain itu, nantinya akan membuat video yang positif.
Diketahui sebelumnya, Galih Loss membuat konten tanya jawab dengan sorang anak laki-laki. Dia diduga menjadikan kalimat taawudz sebagai bahan candaan dalam kontennya.
"Hewan apa yang bisa mengaji?" ucap Galih kepada anak kecil.
Dalam video berdurasi 59 detik itu, anak tersebut pun tak bisa menjawab. Kemudian Galih langsung memberikan jawaban dari teka-teki yang dia berikan.
"Lu udah nyerah belum? Lu mau tau nggak hewan apa? auuudzubillah himinassaitonnirojim," kata Galih.
Sebagai informasi, Galih Loss merupakan content creator asal Bekasi, Jawa Barat, yang kerap membuat konten prank, kemudian diunggah ke Instagram @galihloss dan TikTok @galihloss29.
Kedua akun media sosialnya memiliki jumlah pengikut yang sangat tinggi, yakni 94,5 ribu untuk Instagram dan 665,8 ribu di TikTok.
Dahulu, Galih Loss sempat viral dengan jargonnya, "Apaan tuh!" hingga membuat dirinya diundang ke beberapa program televisi.
Berita Terkait
-
Wajib NIB bagi Kreator Konten per 18 Juni: Langkah Formalisasi atau Jerat Pajak Baru?
-
Tak Semua Pasangan Langsung Gelar Resepsi, Kisah Izzky Alvaro yang Pilih Bangun Rumah Tangga Dulu
-
Dear Influencer! Masuk ke AS dengan Visa Turis Diharamkan Buat Konten Piala Dunia 2026
-
5 HP dengan Perekaman Video 4K 60fps Terbaik, Hasil Anti Goyang untuk Konten Kreator Pemula
-
Cici Nuni Ungkap Rahasia Sukses Jadi Affiliator, Penghasilannya Setara Pekerja Kantoran
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap