Suara.com - Ivan Gunawan belakangan jadi sorotan karena membangun masjid di Uganda, Afrika. Jauh sebelum Ivan, Daniel Mananta sudah mendirikan tempat ibadah lebih dulu.
Bukan masjid, Daniel Mananta membangun kapel di Flores. Kapel adalah sebuah bangunan yang digunakan sebagai tempat untuk persekutuan dan ibadah bagi orang Kristen. Kapel juga bisa disebut sebagai gereja kecil.
Daniel Mananta membangun gereja di sana mulai 2013. Pembangunannya selesai pada 2015.
"Gereja yang gue bangun dari dana gue pribadi," kata Daniel Mananta dalam sebuah wawancara pada Maret 2015.
Bukan tanpa alasan Daniel Mananta membangun tempat ibadah untuk umat Nasrani. Ini adalah bentuk rasa syukur atas kesembuhan pita suaranya yang sempat bermasalah.
"Gue membalas budi dengan bangun gereja," ujar Daniel Mananta.
Kebetulan, lanjut Daniel, di Flores ketika itu ada yang hancur. Mantan VJ MTV ini tak tega melihat orang kesulitan untuk beribadah pada Tuhan.
"Ada pastor hampir kejatuhan bangunan runtuh. Di situ gue tersentuh," ujarnya.
Untuk membangun gereja, Daniel Mananta juga dibantu oleh beberapa rekan artis. Mereka antara lain Olga Lidya, Delon, dan Dewi Sandra.
Menurut Daniel Mananta gereja kecil yang dibangun bisa menampung sekitar 100 hingga 150 orang.
BACA JUGA: Beda dari Ivan Gunawan, Kris Dayanti Lebih Pilih Bangun Gereja di Tanah Kelahiran
BACA JUGA: Cetak Sejarah, Masjid Ivan Gunawan di Uganda Satu-satunya yang Berwarna Putih
Selain Daniel Mananta, Kris Dayanti juga turut membantu pembangunan gereja di Malang. Gereja tersebut sebenarnya sudah berdiri, hanya saja perlu dilakukan renovasi besar-besaran.
Kris Dayanti yang beragama Islam tak tega melihat gereja tersebut sudah tak layak digunakan untuk beribadah. Padahal kata dia, gereja itu satu-satunya tempat ibadah umat Nasrana di wilayah tersebut.
"90 persen masyarakatnya beragama Kristen, dan Gereja ini merupakan satu-satunya tempat ibadah masyarakat setempat yang tetap digunakan meski kondisinya hampir runtuh," kata Kris Dayanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi