Suara.com - Pemerintah membuat keputusan memotong gaji karyawan, untuk tabungan perumahan rakyat atau Tapera. Kisarannya 3%, di mana 0,5% ditanggung perusahaan, sementara sisanya dibebankan kepada individu.
Presiden Joko Widodo telah menetapkan di Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), 20 Mei 2024.
Keputusan ini sontak membuat rakyat melakukan protes. Salah satunya hadir di platform X alias Twitter, di mana mereka beranggapan Tapera hanya semakin menyengsarakan rakyat.
"Gaji UMR tak seberapa itu berkelahi dengan Tapera … ohhhh… Indahnya negeriku… la..lala…ok ok gasssss," tulis salah satu warganet.
"Tapera apa? Tambah penderitaan rakyat?" kicau warganet.
"Upah buruh naik sedikit, ada yang tidak sampai 2,5%. Sementara Tapera akan potong upah buruh 2,5%. Presiden andalanmu iki cok," timpal yang lain.
Komika Soleh Solihun lantas membuat perhitungan. Dirinya mencoba berandai-andai jika gaji seorang karyawan Rp 10 juta per bulan.
Jika dari gaji tersebut dipotong 3%, maka setiap bulan, si karyawan akan menabung Rp 300.000. Semisal dikalkulasikan setahun, jumlahnya menjadi Rp 3,6 juta.
Soleh Solihun lantas menyimpulkan, untuk bisa mendapatkan rumah seharga Rp 360 juta, seseorang perlu menabung di Tapera selama 100 tahun.
Baca Juga: Gaji UMR Dipotong Iuran Tapera Bikin Netizen Menjerit: Oh Indahnya Negeriku!
"100 tahun menabung akhirnya bisa deh dapat rumah yang harganya Rp 360 juta. Gitu nggak sih hitungannya?" kata komika sekaligus sarjana Komunikasi ini.
Selain Soleh Solihun, Ernest Prakasa juga bereaksi. Berbeda dari hitung-hitungan rekannya, sutradara film Cek Toko Sebelah ini mengatakan, "Apaan sih?????".
Berita Terkait
-
Jengkel dengan Korupsi Konyol SYL, Ernest Prakasa Minta Sri Mulyani Ganti Slogannya: Biar Saya Tetap Waras
-
Soroti Pejabat Serupa SYL yang Rampok Uang Negara, Ernest: Pengeluaran Apa Lagi yang Kita Tanggung Bersama?
-
Colek Sri Mulyani, Ernest Prakasa Minta Slogan Pajak Diganti: Lunasi Pajaknya, Pasrahkan Pada yang Kuasa
-
Ernest Prakasa Sentil Pembangunan Stadion Rp 874 Miliar dan Kini Tak Terawat: Bayangkan Kalau Jadi BLT, Sinting!
-
Anggy Umbara Tak Terima Film Vina Dituding Eksploitasi Tragedi: Ada Kompensasi Di Sini
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop
-
Dulu Tidur di Pom Bensin dan Makan Warteg, Rey Bong Kini Balas Budi Jadikan Ayahnya 'Bos'
-
Nangis Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran, Insanul Fahmi Sentil Wardatina Mawa Soal Eksploitasi
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Ngaku Dibentak Tasyi Athasyia Gara-Gara Foto Lebaran, Ini Curhatan Terbaru Ala Alatas
-
Sarwendah Tak Ajak Thalia dan Thania ke Pesta Ultah Betrand Peto, Sang Adik Ungkap Faktanya
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas
-
Junior Liem Comeback di Na Willa, Intip Daftar Film yang Pernah Dibintanginya
-
5 Film Yoo Hae Jin Raih Lebih dari 10 Juta Penonton, Terbaru The King's Warden