Suara.com - Kiper muda Timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi, baru-baru ini membuat geger publik dengan pernyataannya yang diduga membongkar praktik pemain titipan di timnas junior. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Ernando menceritakan pengalamannya saat mengikuti seleksi timnas junior beberapa tahun lalu.
Ernando Ari Sutaryadi menceritakan pengalamannya saat mengikuti seleksi timnas junior. Ia mengungkapkan bahwa meskipun tampil dengan performa terbaik, dirinya tidak diterima dalam seleksi tersebut. Dalam video tersebut, Ernando mengatakan, "Tibalah waktu pengumuman, gak diterima aku."
"Jadi waktu pengumuman itu dikumpulin kan, itu jamannya Supriadi yang kenceng itu," tambahnya.
"Itu nggak lolos juga bang," ujar Ernando.
Ernando mengisahkan bahwa ada indikasi faktor orang dalam yang memengaruhi hasil seleksi. Ia mengungkapkan percakapan yang didengarnya langsung. Ungkapan ini menunjukkan adanya dugaan bahwa beberapa pemain mungkin diterima bukan berdasarkan kemampuan, melainkan karena koneksi atau pengaruh tertentu.
"Ada orang iming-iming gini doang: 'Anak saya mau berkarier di luar negeri'. Sumpah, depanku ngomongnya," tutur Ernando dikutip pada Rabu, (19/6/2024).
"Ada faktor itu (orang dalam). Kayak percuma gitu, akhirnya saya nggak lolos dari situ kan di Subang waktu itu (seleksi)," ujarnya.
Ernando melanjutkan ceritanya dengan menyebutkan bahwa dirinya tidak lolos seleksi di Subang. Namun, ia kemudian diterima di Timnas Pelajar yang berangkat ke China, menunjukkan bahwa kemampuan dan potensinya tetap diakui di level lain.
"Aku lolosnya yang tim pelajar, Timnas Pelajar itu ke China," tambah Ernando.
Potongan video itu pun viral di beberapa platform media sosial. Ernando pun langsung memberi klarifikasi dan meminta maaf atas kegaduhan pernyataannya saat menjadi bintang tamu podcast. Secara khusus dia juga meminta maaf kepada Fachry Husaini.
Berita Terkait
-
Indonesia vs Irak: Alasan Nyata Mengapa Timnas Indonesia Masih Butuh Kiper Berkelas
-
Pekerjaan Mentereng Devani Audri, Pacar Kiper Ernando Ari yang Gagalkan Penalti Australia
-
Piala Asia U-23: Laga Lawan Australia Tak Ubahnya Panggung Pertunjukan bagi Ernando Ari
-
Hasil Piala Asia U-23: Bungkam Australia, Timnas Indonesia Buka Kans ke Perempat Final
-
Ernando Ari Bendung Penalti, Timnas Indonesia U-23 Ungguli Australia di Babak Pertama
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo