Suara.com - Gala premier film Marni: The Story of Wewe Gombel digelar pada Kamis (20/6/2024). Proyek garapan sutradara Billy Christian mencoba memberikan suguhan horor yang berbeda.
Film hasil kerja sama rumah produksi Sien Entertainment, RA Pictures, Legacy Pictures, A&Z Films, dan JJ Global Group ini tidak saja ingin memberikan sajian horor yang menakutkan, tapi juga suguhan action yang enak ditonton.
Untuk mendukung hal ini, produser sampai menggandeng tim koreografi yang terkenal hingga luar negeri, Uwais Team. Saat ini, tim koreografi silat ini masih dianggap yang terbaik.
"Saat ini Uwais Team adalah tim koreo fighting terbaik di Indonesia dan untuk menghasilkan karya terbaik, kita harus memakai orang-orang terbaik di bidangnya," ujar produser Fransen Susanto usai acara gala premier.
Billy Christian selaku sutradara mengaku tugasnya kali ini penuh tantangan. Karena harus memadukan horor dan action. Bila sebelumnya sosok hantu hanya digambarkan statis, sedangkan di sini sosok hantunya menunjukkan gerakan-gerakan yang sangat dinamis yaitu melakukan koreo fighting.
"Ini horor ada perbedaan, tidak hanya fighting dan stylish tapi ada sedikit style yang harus diperhatikan. Kami ingin membagi chemistry dalam film horor ini sedikitnya memberikan warna yang berbeda dari segi action dan lebih ke thriller-nya," kata salah seorang perwakilan Uwais Team.
Sementara itu bagi Hannah Al Rashid, cerita dan pesan dalam film ini mejadi salah satu alasannya mau terlibat.
"Film horor ini tidak hanya memberikan pengalaman menyeramkan, tapi juga mempunyai pesan yang sangat kuat terhadap feminisme. Keluarga dan tantangan seorang single parent yang berjuang untuk menjaga keutuhan keluarganya," tutur Hannah Al Rashid.
Film Marni: The Story Of Wewe Gombel akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 27 Juni 2024.
Baca Juga: Debut Film Horor di Sengkolo Malam Satu Suro, Donny Alamsyah Antusias Jadi Pemandi Jenazah
Berita Terkait
-
Debut Film Horor di Sengkolo Malam Satu Suro, Donny Alamsyah Antusias Jadi Pemandi Jenazah
-
Jadi Pasutri di Film Janji Darah, Natasha Wilona dan Emir Mahira Diteror Setan
-
Donny Alamsyah Bongkar Kejahilan "Hantu" Film Horor Sengkolo Malam Satu Suro: Mayat Hidup Minum Susu dan Ayam Penyet!
-
Film Marni: The Story of Wewe Gombel, Ungkap Mitos Setan Penculik Anak di Waktu Maghrib
-
7 Film Indonesia Tayang Juni 2024, Dokumenter Karier Raisa hingga Ipar Adalah Maut
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Sinopsis To Catch a Killer: Menguak Sniper Misterius, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
5 Rekomendasi Film Tentang Kesepian Terbaik Selain Train Dreams
-
Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV
-
Istri Difitnah Jadi Buzzer Pemerintah, Emosi Denny Sumargo Meledak
-
Disomasi Ratu Sofya Anaknya Sendiri, Sang Ibu Nangis-Nangis Minta Putrinya Pulang
-
Adrian Khalif Rilis '2001x': Lagu Buat Kamu yang Hobi Berantem tapi Enggak Bisa Pisah