Suara.com - Komika Marshel Widianto tengah menjadi perbincangan publik usai dirinya diusung Partai Gerindra sebagai calon Wakil Walikota Tangerang Selatan.
Alhasil, dosa-dosa masa lalu Marshel pun kembali muncul ke permukaan dan menjadi perdebatan. Salah satu persoalan Marshel yang kembali diperbincangkan adalah soal hubungannya dengan Denny Cagur.
Seperti diketahui, Denny Cagur adalah sosok yang berjasa dalam membesarkan nama Marshel Widianto di panggung hiburan tanah air.
Rupanya, Marshel sendiri tak membantah jika dirinya membuat kesalahan terhadap Denny Cagur. Bahkan ia secara terang-terangan mengakui jika dirinya ibarat Kacang lupa kulitnya.
"Gue adalah kacang yang lupa kulitnya, setelah gue dapatin semua-muanya gue ngerusak dengan keadaan gue yang 'ya udah lah datang telat nggak apa-apa," kata Marshel Widianto saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo dikutip Sabtu.
Bukan cuma kacang lupa kulitnya, Marshel juga mengakui jika ia mengalami star sindrom. Sebagai orang biasa yang tiba-tiba namanya naik daun, Marshel merasa kaget dengan ketenaran yang saat ini ia dapatkan.
"Tapi yang lebih betul lagi bisa dibilang gue Star sindrom," katanya.
"Gue akui gue kaget dengan hal yang gue dapetin dan star sindrom itu ada buat gue," lanjutnya.
Sebelumnya, beberapa catatan hitam Marshel Widianto juga sempat dibongkar oleh Nikita Mirzani. Ibu tiga anak itu juga sempat menyinggu soal penghianatan Marshel terhadap Denny Cagur.
"Mohon maaf sebelumnya, yang kita tahu Marshel Widianto itu adalah seorang pelawak yang diambil sama bang Denny Cagur yang akhirnya bang Denny Cagur dikhianati oleh seorang Marshel Widianto," kata Nikita Mirzani beberapa waktu yang lalu.
Bukan cuma itu saja, menurut Nikita Mirzani, Marshel adalah sosok fugur publik yang tidak bisa menghargai waktu. Ia juga menyebut Marshel sebagai raja gimmick dan suka membuat settingan.
"Kedua, dia itu tidak pernah on time dalam pekerjaan. Pokoknya dipekerjaan dia nggak bagus aja. Akhirnya dia sudah tidak dipake di stasiun TV manapun karena attitudnya yang tidak bagus dan tidak baik," katanya.
Nikita Mirzani juga menyebut Marshel sebagai raja gimmick dan suka membuat setingan.
"Ketiga, dia raja gimmick dan setingan. Masa sih warga Tangsel mau dipimpin oleh Wakil Walikota yang raja gimmick sama setingan," kata Nikita Mirzani.
"Terus, dia itu selalu mendekati orang-orang kaya dan berpengaruh di Jakarta untuk kebutuhannya dia sendiri alias penjilat," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Adu Kekayaan Pilar Saga Ichsan vs Marshel Widianto, Sama-sama Ngebet Jadi Wakil Walkot Tangsel, Siapa Paling Tajir?
-
Terkuak! Masa Lalu Marshel Widianto: Pengamen, Penagih Utang, Hingga Belajar Mencopet
-
Tak Sengaja Bertemu di Tempat Wisata Kuliner, Bau Badan Nikita Mirzani Jadi Perbincangan
-
Dituding Berkhianat, Marshel Widianto Diam-diam Punya Utang Setengah Miliar ke Denny Cagur
-
Masa Lalu Marshel Widianto: Dulu Mau Makan Harus Barter di Pasar Priok, Kini Jadi Calon Wakil Walikota Tangsel
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123