Suara.com - Eks manajer Fuji, Batara resmi jadi tersangka kasus penggelapan uang sang artis yang totalnya mencapai Rp1,3 miliar. Ia memakai uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan pribadi seperti membayar cicilan mobil hingga apartemen.
“BA menggunakan uang hasil penggelapan untuk bayar angsuran apartemen dan angsuran mobil. Selain itu, digunakan juga untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Tomi Kurniawan pada Suara.com, Kamis (11/7/2024).
Faktor ekonomi jadi alasan eks manajer Fuji melakukan penggelapan. Gaji dari Fuji dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhannya.
“Melihat keuntungan yang didapatkan dari saudari FU, melihat gajinya yang tidak terlalu besar, akhirnya tergoda melakukan penggelapan,” terang Tomi Kurniawan.
Selama jadi manajer Fuji pada Desember 2021 hingga Desember 2022, Batara cuma menerima gaji pokok sebesar Rp500 ribu per bulan. Namun, ia bisa mendapat bagian sampai 10 persen dari setiap kontrak kerja sama dengan pihak ketiga yang Fuji sepakati.
“Berdasarkan hasil keterangan saudari FU, saudara BA digaji sebesar Rp500 ribu per bulan. Namun apabila ada kontrak kerja sama, BA mendapatkan 5 sampai 10 persen dari hasil kesepakatan,” jelas Tomi Kurniawan.
Sebagaimana diketahui, Fuji melaporkan dugaan penggelapan oleh sang eks manajer ke Polres Metro Jakarta Barat pada 2023. Ia mengaku mengetahui perbuatan itu sejak tahun 2022.
Fuji dan eks manajernya sempat berusaha menyelesaikan masalah lewat jalur kekeluargaan sebanyak dua kali. Namun, tidak ada titik temu yang menguntungkan kedua pihak dari dua pertemuan itu.
“Upaya restorative justice atau RJ sudah dilakukan dua kali. Tapi tidak tercapai kesepakatan,” kata Tomi Kurniawan.
Baca Juga: Ucapkan Ulang Tahun ke Aurel, Adab Fuji Dipuji Warganet: Anak Baik dan Cantik
Dengan demikian, eks manajer Fuji dipastikan mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia terancam pidana penjara sampai 5 tahun.
Berita Terkait
-
Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Eks Manajer Pakai Uang Fuji Buat Bayar Cicilan Apartemen dan Mobil
-
Moncernya Pendidikan Frans Faisal, Kini Sukses Beli Rumah Baru Susul Fuji
-
Frans Faisal Minta Dibelikan Sofa, Reaksi Fuji Disorot: Enggak Banyak Syukur Ya
-
Ngaku Kehilangan Arah Saat Masih Pacaran, Netizen Spill Isi DM Instagram Thariq Halilintar Saat Ngebet Deketin Fuji
-
Biasa Diejek Aura Magrib, Wajah Fuji di Warung Bakso Jadi Omongan: Bening Banget
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Denada Disebut Serahkan Bayi yang Dilahirkan saat Usia 10 Hari, Pertemuan di Surabaya 23 Tahun Lalu
-
Kronologi Meninggalnya Lucky Element, Sempat Lemas dan Masuk ICU sebelum Meninggal
-
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Resmi Nikah di Bali, Janji Suci Penuh Air Mata Bahagia
-
Sosok yang Fotonya jadi Cover MP3 Akhirnya Muncul, Ngaku Malu saat Viral
-
Ini Alasan Lula Lahfah Hapus Tato sebelum Meninggal Dunia
-
Disangkutpautkan dengan Pemilik Whip Pink, DJ Bravy Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
-
Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Meninggalnya Lula Lahfah, Hasil Uji Labfor CCTV Jadi Kunci Utama
-
Disindir Netizen tentang Masa Lalu di Tengah Duka, Reza Arap Bertekad Jaga Nama Baik Lula Lahfah
-
Dragon Ball Super Comeback Lewat The Galactic Patrol, Serial Pertama Sejak Wafatnya Akira Toriyama