Suara.com - Sudah sebulan Angela Lee ditahan di Polda Metro Jaya gara-gara tidak bisa melunasi utang jual beli 15 tas mewah. Namun, guncangan psikis belum hilang dari benak Angela karena tidak menyangka harus berurusan dengan penegak hukum lagi.
"Dia down, syok. Dia merasa tetap bertanggung jawab, hanya memang dia tidak punya kemampuan menyelesaikan utang-utangnya," ungkap kuasa hukum Angela Lee, Anggiat Tobing saat dihubungi awak media, Senin (19/8/2024).
Angela Lee merasa masalah dengan dua korban berinisial EI dan FI masih bisa diselesaikan lewat jalur kekeluargaan. Perempuan berdarah Jawa berdalih tidak bermaksud jahat dengan lari dari tanggung jawab pelunasan pembelian 15 tas mewah.
"Sampai saat ini, Angela hidup sebagai single mother. Di samping harus menanggung biaya hidup sendiri, dia juga harus menanggung biaya hidup anak. Tapi penghasilan yang didapat hanya dari endorsement yang jumlahnya tidak seberapa," jelas Anggiat Tobing.
Angela Lee pun mengaku sudah berusaha menawarkan itikad baik ke dua korban berinisial EI dan FI untuk melunasi utang. Hanya saja, jumlahnya memang masih jauh dari kata ideal.
"Karena keterbatasan dana, Angela baru mampu menawarkan pembayaran sebesar 30 persen dari sisa kewajiban, dengan komitmen mencicil setiap bulan. Prinsipnya, Angela siap bertanggung jawab," papar Anggiat Tobing.
Namun bila nantinya semua itikad baik yang ditunjukkan tetap tidak membuatnya lolos dari jerat hukum, Angela Lee mengaku siap bertanggung jawab atas kelalaiannya dalam melakukan pelunasan.
"Ya kalau memang nggak bisa, dia pasrah menjalani hukuman," ucap Anggiat Tobing.
Sebelumnya diberitakan, Angela Lee ditangkap penyidik Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan 15 tas mewah merek Hermes dan Louis Vuitton (LV) yang ia beli dari dua orang berinisial EI dan FI. Ia cuma satu kali membayar angsuran kepada kedua korban.
Baca Juga: Karier Selebgram Angela Lee, Jadi Tersangka Penggelapan Tas Mewah dengan Modus Cicilan
Buntut tindakan Angela Lee, EI dan FI menderita kerugian sampai Rp 3,2 miliar.
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka Penipuan Tas Mewah, Angela Lee Gercep Lakukan Ini di Instagram
-
Lee Jeong Hoon Pernah Jadi Korban Angela Lee, hingga Kini Utangnya Belum Lunas
-
Tersandung Kasus Penipuan Rp3,2 Miliar, Angela Lee Langsung Ditahan Agar Tak Kabur
-
Ditangkap Karena Kasus Penipuan, Angela Lee Ikutan Tren Pelihara Babi Harga Rp12 Juta
-
Kini Tertangkap Lagi, Angela Lee Pernah Bilang Kapok Jualan Tas Mewah Usai Mendekam di Penjara
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap