Suara.com - Satu lagi film horor, siap tayang di bioskop Indonesia, Kemah Terlarang: Kesurupan Massal. Film ini akan dibintangi Derby Romero, Callista Arum, Fatih Unru hingga Azela Putri.
Film Kemah Terlarang: Kesurupan Massal diangkat dari novel karya Wakhid Nurrokhim. Di mana kisahnya berdasarkan cerita nyata di Yogyakarta.
"Ini adalah kisah nyata di 2016. Waktu itu ramai banget dan menjamur dimana-mana," kata sang penulis, Wakhid Nurrokhim bercerita di kantor Suara.com, Rabu (18/9/2024).
Wakhid Nurrokhim kemudian bertemu dengan narasumber yang ada di kejadian tersebut. Dari satu orang, dua orang hingga akhirnya tercipta cerita yang utuh.
"Sebuah cerita tentang anak muda yang melakukan perkemahan akhir tahun di sebuah tempat, yang sebenarnya itu sudah ditutup dan dilarang," terang Wakhid Nurrokhim.
Karena sebuah alasan, mereka melanggar larangan tersebut. Namun setelahnya, ada konsekuensi yang diterima dari perbuatan ini.
Wakhid Nurrokhim menjaga cerita aslinya dalam film, sehingga ia bisa menyimpulkan tayangan yang nantinya muncul di bioskop adalah gambaran asli dari kisah nyata.
"Memang pak Sunil Samtani (produser) meminta untuk menjaga keaslian cerita. Paling yang saya ubah adalah karakter, biar karakter aslinya tetap aman dan tidak tersorot," ucapnya.
Secara garis besar, film Kemah Terlarang: Kesurupan Massal ini mengisahkan murid-murid SMA yang berkemah di hutan Wana Alus.
Baca Juga: Fuji Menyesal Terima Tawaran Main Film, Memangnya Dapat Bayaran Berapa?
Kegiatan ini sebenarnya sudah dilarang oleh kuncen desa, Mbah Sonto (Landung Simatupang). Namun akhirnya diizinkan dengan syarat tak boleh merusak tempat sajen.
Murid-murid seperti Rini (Callista Arum), Miko (Fatih Unru) hingga Vena (Azela Putri) berkemah di tempat tersebut. Karena sebuah hal, mereka mendapat teror dan akhirnya kesurupan.
Seperti apa kisah selengkapnya? Saksikan film Kemah Terlarang: Kesurupan Massal di bioskop mulai 10 Oktober 2024.
Berita Terkait
-
Film Terbaru: Mothernet, Ketika Sosok Ibu Diganti Artificial Intelligence
-
Ulasan Film The Bone Collector, Memecahkan Teka-teki Pembunuhan Berantai
-
Fuji Blak-blakan Dibayar Murah dan Dihujat Saat Main Film, Oknum Ini Malah Menusuk dari Belakang
-
Ulasan Film Drive, Kisah Penculikan Super Apik Bikin Sport Jantung!
-
Trailer Film Small Things Like These: Cillian Murphy Menguak Kebenaran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci
-
Viral Isi Chat Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anak Jadi Korban
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
-
Review Film Memory: Ketika Liam Neeson Melawan Waktu dan Dirinya Sendiri, Malam Ini di Trans TV
-
Jessica Iskandar Unggah Ulang Konten Tangani Kesurupan, Ucapan 'Bismillah' Dihapus
-
Clara Shinta Lagi Proses Cerai, Anak Polos Tanya 'Papa Mana?'
-
Suasana Dingin di Balik Panggung GIGI Jadi Sorotan: Thomas Ramdhan Memilih Menyendiri