Suara.com - Gabriel Prince benar-benar belajar secara otodidak saat diminta akting jadi orang Korea Selatan di film Laut Tengah. Sebelum proses syuting dimulai, Gabriel sudah lebih dulu berangkat ke Negeri Ginseng untuk melakukan riset.
"Sebelum syuting, aku sempat ke Korea dulu. Jadi, aku belajar gimana cara mereka memperkenalkan dirinya, belajar gestur-gestur mereka juga," ujar Gabriel Prince dalam kunjungannya ke redaksi Suara.com, baru-baru ini.
Berperan sebagai Choi Haneul, Gabriel Prince ternyata bukan hanya dituntut fasih berbahasa Korea. Dalam alur cerita, Choi Haneul digambarkan sebagai orang Korea yang bisa berbahasa Indonesia karena sempat menetap di sana.
Dengan demikian, Gabriel Prince sebagai Choi Haneul tetap harus memakai logat khas orang Korea Selatan setiap berbicara dengan Bahasa Indonesia. Bagi Gabriel yang orang Indonesia asli, sangat sulit berbicara memakai logat yang dibuat-buat.
"Dia ini sempat tinggal di Indonesia kan. Jadi dia bisa Bahasa Indonesia, tapi tetap dengan logat Bahasa Korea. Justru itu malah lebih sulit. Kan udah biasa ngomong pakai Bahasa Indonesia," kata Gabriel Prince.
Entah kebetulan atau memang sudah ditakdirkan, Gabriel Prince bisa secara tidak sengaja bertemu orang Korea Selatan yang fasih berbahasa Indonesia saat melakukan riset karakter. Seluruh jawaban atas kebutuhan karakter Gabriel ada di orang itu.
"Jadi pas aku ke Korea itu, kami pakai tour guide orang Korea kan. Ternyata, dia bisa bicara Bahasa Indonesia. Ya sudah, akhirnya aku belajar dari dia, gimana cara dia pronounce," imbuh Gabriel Prince.
Gabriel Prince tak tahu, apakah akting yang ia tampilkan sudah menggambarkan orang Korea Selatan yang dimaksud dalam novel Laut Tengah. Namun yang pasti, Gabriel mendapat pelajaran berharga saat harus belajar Bahasa Indonesia memakai logat orang Korea.
"Sebagai orang Indonesia, aku ngerti sih, dia mau ngomong apa. Cuma, aksennya itu beda, nggak kayak kita gini," ucap Gabriel Prince.
Baca Juga: Sinopsis Laut Tengah, Film Bergenre Drama Religi Rasa Drakor
Berita Terkait
-
Sinopsis Laut Tengah, Film Bergenre Drama Religi Rasa Drakor
-
Perankan Suami Beristri 2, Ibrahim Risyad Pede Tak Akan Dimusuhi Ibu-Ibu karena Ini
-
Tiba-Tiba Jadi Suami Beristri Dua di Film, Ibrahim Risyad: Untung Dua-duanya Akur
-
Yoriko Angeline Akui Perannya di Laut Tengah Beri Kesan Mendalam, Ada Apa?
-
Meski Cuma Jadi Istri Kedua di Film, Yoriko Angeline Sudah Ngeri-Ngeri Sedap
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Callista Arum Ketakutan Lakoni Adegan Ekstrem di Film Tumbal Proyek
-
Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular
-
Dikomplain Andre Taulany, Erin Beberkan Kendala Hapus Nama Taulany di Akun Medsos
-
Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng