Suara.com - Kiky Saputri merasa warganet X pilih kasih dalam memperlakukan dirinya dan Najwa Shihab di media sosial. Sementara dirinya kerap dihujat lantaran dicap sebagai buzzer pemerintah, Najwa justru dilindungi oleh mereka.
Belakangan Najwa Shihab menjadi target kebencian warga TikTok setelah menyebut mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) 'nebeng' pesawat TNI AU untuk pulang ke Solo.
Jurnalis kenamaan Tanah Air itu menerima serangan bertubi-tubi di TikTok, bahkan ada yang membakar buku karyanya. Namun di X, Najwa dibela habis-habisan.
Akun @tdxbolehkosong merasa perlakuan warga X terhadap Najwa Shihab tidak obyektif. Najwa dibela karena satu kubu, tulisnya dalam cuitan yang kemudian dikutip oleh Kiky Saputri.
"Kiky Saputri boleh di-hate speech karena beda kubu. Najwa Shihab nggak boleh di-hate speech karena sekubu. Padahal sama-sama public figure," tulis akun tersebut seperti dikutip pada Jumat (1/11/2024).
"Padahal sama-sama manusia dan ciptaan Tuhan," balas Kiky seolah membenarkan cuitan tersebut.
Respons sang komika sontak menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang tak setuju Najwa Shihab dituding berpihak pada kubu tertentu.
"Najwa Shihab kubunya siapa? Setahuku oposisi dari dulu zaman belum ada pilpres pun," komentar akun @mch***
Baca Juga: Sowan ke Solo: RK Dapat Wejangan Jokowi soal Pilkada Jakarta, Begini Isi Nasihatnya!
"Iya sama-sama ciptaan Tuhan, tapi yang satu konsisten kritis, kalau yang satunya sok-sokan kritis ujung-ujungnya jadi buzzer juga," sindir akun @fra***
"Nggak pantas banget kalau disandingin sama seorang Najwa Shihab. Beda kelas. Orang-orang juga bisa bedain mana yang penjilat mana yang bukan," ujar akun @tan***
"RIP kualitas SDM Indonesia. Idealis macam Najwa yang emang dari dulu konsisten kritik pemerintah dibandingin sama opportunis macam Nikita Mirzani dan Kiky Saputri. Dari awal aja udah nggak nyambung," sahut akun @cut***
Sejak masa Pemilu 2024, Kiky Saputri kerap menuai kritik karena pernyataannya yang seolah berpihak pada pemerintah. Komika yang dikenal suka me-roasting pejabat itu pun dicap buzzer rezim pemerintah.
Kiky Saputri memang berada di barisan 02, Prabowo-Gibran yang memenangkan Pilpres dan telah dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2024 lalu.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Rizal Fadillah Bongkar Peran Pratikno di Balik Ijazah Jokowi: Penentu Sejak Rektor
-
Reaksi Relawan Jokowi Soal Putusan Sela Dokter Tifa: Jangan Terkecoh, Ini Bukan Bebas Murni
-
Kubu Jokowi Tegaskan Sidang Dokter Tifa Bisa Lanjut Meski Dakwaan Batal: Jaksa Tinggal Perbaiki
-
Roy Suryo Yakin Menang Kasus Ijazah Jokowi Usai Hakim Terima Eksepsi Dokter Tifa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim