Suara.com - Satu lagi karya Pidi Baiq yang siap diangkat ke layar lebar. Kali ini hadir dari buku berisi quote-quote berjudul Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu.
Film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu akan mengisahkan Sadali(Ajil Ditto) yang siap menuntut ilmu di Yogyakarta. Namun takdir membawa dirinya terikat perjodohan dengan Arnaza (Hanggini), putri sahabat ayahnya.
Segalanya berubah saat Sadali bertemu Mera (Adinia Wirasti), perempuan yang usianya lebih tua 15 tahun. Mereka juga merupakan pemilik galeri seni yang berjuang melewati kepedihan perceraian.
Pemilihan para pemain ini pun berlatar dengan banyak pertimbangan. Menurut sang sutradara, Kuntz Agus, Ajil Ditto dianggap cocok dengan peran Sadali.
"Seorang seniman muda yang penuh idealisme, dengan gaya khasnya yang flamboyan namun penuh keresahan," kata Kuntz Agus dalam keterangan kepada awak media, Selasa (5/11/2024).
Terlebih dengan sosok Mera yang diperankan Adinia Wirasti. Sebagai artis kawakan, bintang film Ada Apa Cinta itu disebut bisa merepresentasikan Mera yang memiliki banyak rasa berkecamuk dalam pikiran dan hati.
"Adinia Wirasti dipilih karena memiliki kedalaman emosional. Dia harus menghadapi banyak dilema, baik dalam keluarga maupun dalam hubungan cintanya," kata Kuntz Agus.
Ajil Ditto yang didapuk sebagai Sadali, sangat antusias dengan projek tersebut. Apalagi, film ini juga mengambil setting kampung halamannya.
"Dari awal baca sinopsisnya, saya sudah bener bener excited banget. Apalagi karakternya pelukis, nggak ada pikir panjang, gas!" tuturnya.
Baca Juga: Bergenre Drama, 6 Rekomendasi Film Indonesia yang Tayang November 2024
Sementara itu Adinia Wirasti, lebih dari sekadar antusias, ia menemukan tantangan dalam sosok Mera.
"Ada stigma yang ditempelkan pada perempuan yang memutuskan untuk berhubungan dengan laki-laki yang lebih muda. Dalam cerita ini, justru Mera dibuat berdaya walau dengan segala keterbatasan emosionalnya," papar Adinia Wirasti.
Lalu, seperti apa kisah dari cinta segitiga dari film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu? Saksikan di bioskop mulai 21 November 2024.
Berita Terkait
-
Bergenre Drama, 6 Rekomendasi Film Indonesia yang Tayang November 2024
-
Sinopsis dan Pemeran Film 'Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu', Tayang 21 November
-
3 Film Dibintangi Hanggini yang Tayang 2024, Ada 'Aku Jati Aku Asperger'
-
Omnium-Gathera: Koleksi Fashion Eklektik dari Calla The Label dan Adinia Wirasti
-
Ulasan Buku 'Asbunayah': Kumpulan Quote Pidi Baiq yang Nyeleneh tapi Serius
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti