Suara.com - Lagu APT yang dinyayikan Rose Blackpink dan Bruno Mars dilarang diputari di Korea Selatan dan Malaysia. Lagu viral ini dinilai terlalu candu dan merusak konsentrasi siswa.
Dalam sejarah musik, sejumlah lagu memang sempat dilarang pemutarannya di radio atau televisi karena berbagai hal. Selain musik yang candu, lirik yang kontroversial hingga kritik tajam kepada pemerintah juga bisa membuat lagu dilarang diputar.
Iwan Fals dan Slank misalnya, memiliki lagu yang pernah dilarang diputar di zaman Orde Baru. Sementara itu, The Beatles juga pernah mendapat masalah karena lagu yang disebut-sebut mempromosikan penggunaan narkoba.
Lalu, apa saja lagu yang dilarang diputar karena liriknya? Simak rangkuman dari Suara.com yang ditulis Jumat (8/11/2024), berikut ini.
1. NWA - F*** Tha Police
Melansir laman UDiscoverMusic.com, lagu ini berisi kritik sosial tentang kekerasan yang dilakukan oleh polisi kepada kelompok anak muda kulit hitam di Los Angeles, Amerika Serikat. Pihak pemerintah menganggap lagu ini memuat ajakan untuk mencelakakan polisi, sehingga melarang pemutarannya di radio-radio.
2. The Beatles - Lucy In The Sky With Diamonds
Lagu kontroversial gubahan John Lennon dan Paul McCartney ini dianggap berisi pesan terselubung soal penggunaan narkoba. Sebab, Lucy merupakan bahasa slang yang digunakan anak muda saat itu untuk merujuk pada narkoba LSD yang bisa membuat halusinasi.
3. Jane Birkin & Serge Gainsbourg - Je T’aime… Moi Non Plus
Baca Juga: NCT WISH Steady: Pertemuan Ajaib dengan Seseorang yang Berharga dalam Hidup
Liriknya vulgar, bahkan mengandung erangan dan desahan seperti pasangan yang bercinta membuat lagu ini jadi kontroversi. Bahkan, otoritas katolik di Vatikan mengecam keras lagu yang disebut mempromosikan pornografi ini. Namun musisi legendaris Prancis Serge Gainsbourg menyebut lagu ini adalah bukti kekuatan cinta dirinya dan pasangannya, Jane Birkin.
4. Melinda - Cinta Satu Malam
Mengutip RRI, lagu ini menuai kontroversi karena dianggap mempromosikan hubungan seks di luar nikah pada anak muda. Pelarangan lagu ini merupakan hasil desakan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat.
5. Mimpi di Siang Bolong - Doel Sumbang
Doel Sumbang menghadirkan kritik tajam terhadap pemerintahan Orde Baru melalui lagu Mimpi di Siang Bolong. Meski judulnya terkesan santai, liriknya penuh sindiran terhadap para elite politik yang korup dan manipulatif di era Soeharto.
6. Gosip Jalanan - Slank
Di album ke-13 mereka yang berjudul Plur, Slank menyelipkan kritik sosial yang tajam lewat lagu Gosip Jalanan, yang dirilis pada tahun 2004. Liriknya membongkar berbagai kejahatan yang melibatkan para pejabat dan elite politik, termasuk mafia polisi, mafia pemilu, hingga oknum tentara yang beralih menjadi pengawal pribadi.
7. Surat Untuk Wakil Rakyat - Iwan Fals
Lewat lagu Surat Untuk Wakil Rakyat, Iwan Fals menyuarakan kekecewaan rakyat terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Liriknya secara terang-terangan mengkritik kebiasaan tidur para anggota DPR saat sidang dan minimnya perhatian terhadap aspirasi masyarakat. Karena dianggap menghina institusi pemerintah dan mengancam stabilitas politik, lagu ini sempat dilarang ditayangkan di media dan televisi.
Berita Terkait
-
G-Dragon COMEBACK Rilis Single Power Setelah 7 Tahun Hiatus, Ini Liriknya
-
Ini Daftar Lagu yang Dibanned Korea Selatan Selain APT Rose Bruno Mars, Ada Suju!
-
5 Pernyataan Kontroversial Ali Hamza, Kini Terus Serang Najwa Shihab dan Keluarga
-
PSSI Buka Suara soal Wasit Kontroversial, Bantah Tudingan Sekjen AFC?
-
Nikita Mirzani Bikin Status Kontroversial, Marissya Icha: Saya Rugi Dihujat Netizen!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam