Suara.com - Beberapa waktu lalu, Sule dan Andre Taulany sempat dituding tak setia kawan karena tak ikut memberi dukungan untuk Nunung yang baru saja membuka usaha rumah makan.
Sebab, Raffi Ahmad yang justru lebih dulu memberi dukungan kepada Nunung. Padahal, komedian Srimulat itu diketahui sempat satu program acara TV dengan Sule dan Andre Taulany cukup lama.
Usai dituding tak setia kawan, Sule pun langsung memberi dukungan terhadap temannya tersebut melalui sebuah video.
Pada video tersebut, Sule menyapa dan meminta semua orang yang tinggal di Jawa untuk mampir ke rumah makan temannya tersebut di Solo.
"Hei orang Jawa semuanya, jangan lupa mampir @songoseng.solo ya. Pokoknya rumah makannya mami Nunung yang ada di Solo," kata Sule dilansir dari Instagram @nunung63.official, Kamis (14/11/2024).
Ayah 5 anak itu juga berjanji akan mampir ke rumah makan milik temannya tersebut nanti.
Namun, Sule meminta orang-orang untuk mencoba lebih dulu masakan Nunung yang dijamin lezat.
"Jangan lupa nanti saya mau mampir ke rumah makannya mami Nunung. Tapi sekarang, kalian harus ngerasain dulu masakannya mami Nunung pokoknya enak tenan," katanya.
Nunung melalui unggahannya juga berterima kasih pada Sule, karena sudah ikut memberi dukungan.
Baca Juga: Adu Uang Bulanan Gigi dan Ussy Sulistiawaty, Andhika Pratama Akui Iri dengan Kesuksesan Raffi Ahmad
Nunung juga nampaknya terhibur dengan cara bicara Sule yang menggunakan bahasa Jawa kaku ketika mempromosikan rumah makannya.
"Terima kasih banget le. Sekiranya kalau nggak bisa bicara Jawa, ya nggak usah Le. Yok tak tunggu lho Le makan-makan di @songoseng.solo," jelasnya.
Sejumlah warganet juga ikut terhibur dengan cara bicara Sule yang terbata-bata karena menggunakan bahasa Jawa.
"Ngomong Jawa jadi lucu dengernya," kata @arief**.
"Harus kursus bahasa Jawa lagi ni lek," kata @wilda**.
"Nggak bisa bahasa Jawa Anda, om Sule," kata @ander**.
"Jangan marah," kata @titinrus***.
Berita Terkait
-
Ultimatum Raffi Ahmad Segera Setor LHKPN, KPK Ingatkan juga Nagita Slavina: Boleh Terima Endorsement, Asal...
-
Kebiasaan Buruk Nagita Slavina Dikritik Habis-habisan, Kini Teh Novi Jadi Korban
-
Adu Uang Bulanan Gigi dan Ussy Sulistiawaty, Andhika Pratama Akui Iri dengan Kesuksesan Raffi Ahmad
-
Pantes Ogah Lepaskan Alshad Ahmad, Ibu Tiara Andini Ingin Anaknya Dapat Suami Seperti Raffi Ahmad
-
Bak Bumi dan Langit, Adab Ayu Ting Ting pada Penggemar Dibandingkan dengan Nagita Slavina
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam