Suara.com - Isa Zega tampaknya akan kembali menghadapi kasus hukum. Kali ini bukan soal pencemaran nama baik, melainkan dugaan penistaan agama.
Isa Zega yang merupakan transgender, menjalankan ibadah umrah dengan menggunakan baju perempuan. Walaupun ia sudah mengubah kelamin, tetap saja, pada dasarnya pemilik nama asli Sahrul ini adalah seorang laki-laki.
Warganet sebenarnya sudah banyak yang memberikan peringatan kepada Isa Zega. Namun, seteru Nikita Mirzani ini mengabaikan omongan tersebut.
Sampai akhirnya kemarin, seorang anggota DPR Mufti Anam ikut menyoroti kelakuan Isa Zega.
"Saya melihat ada seseorang yang bernama 'mami online', alias Isa Zega alias Sahrul, transgender, waria, di mana awalnya adalah laki-laki, melakukan umrah dengan menggunakan hijab syar'i. Ini merupakan penistaan agama," kata Mufti Anam di akun TikTok, Senin (18/11/2024).
Mufti Anam kemudian meminta penegak hukum turun tangan. Supaya Isa Zega sadar, apa yang dilakukan menyalahi kodrat.
"Harapan kami, penegak hukum, kepolisian dan pihak terkait untuk segera menangkap si mami online. Agar ke depannya tidak ada mami, mami online yang melecehkan agama kita," katanya.
Mufti Anam bahkan menyebut, ancaman hukuman ke Isa Zega tidak main-main, sampai lima tahun penjara.
"Bagaimana seorang penista agama, diatur dalam KUHP nomor 156A, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," ucapnya.
Baca Juga: Jejak Digital Terungkap, Pelapor Wanda Hara Pernah Jelek-jelekkan Simbol Umat Kristiani
Mufti Anam berharap Isa Zega kapoon dengan apa yang dilakukan. Selain itu juga agar tidak ada lagi yang mengikuti jejak transgender yang akrab disapa Mami Online tersebut.
"Agar ke depannya tidak ada mami, mami online yang melecehkan agama kita," kata Mufti Anam.
"Ingat, Indonesia merupakan negara dengan penduduk Islam terbesar kedua di dunia. Harapan kami tidak menimbulkan kericuhan di tengah masyarakat. Tidak menjadi contoh yang buruk bagi orang lain," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Anggota DPR Mufti Anam Desak Polisi Segera Tangkap Isa Zega: Dia Umrah dengan Cara Perempuan
-
Isa Zega Private Akun Usai Disemprot Anggota DPR Soal Umrah Pakai Hijab, Netizen: Dia Ketar-ketir
-
Sosok Isa Zega, Namanya Di-spill Nikita Mirzani di Polda Jatim
-
Ikut Campur, Isa Zega Sebut Nikita Mirzani Tak Tahu Diri Pernah Dibantu Fitri Salhuteru
-
Beda Sikap Rizieq Shihab Soal Kasus Ahok vs Suswono Jadi Omongan, Bak Langit dan Bumi
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Panas! Istri Virgoun Bantah Pengakuan Eva Manurung soal Hamil Duluan, Ogah Dibela dengan Kebohongan
-
Dituduh Tak Punya Andil Bangun Rumah yang Kini Ditempati Sarwendah, Ruben Onsu Akhirnya Klarifikasi
-
Panen Kritikan, Reizuka Ari Disebut Beri Contoh Buruk Usai Viral Minum Banyak Suplemen Sekaligus
-
Demi Konten Viral, Tren Kelulusan Sekolah Pakai Lagu Kicau Mania Disentil Netizen Malaysia
-
Curhat Menteri Pendidikan Saat Nobar Children of Heaven: Pakai Sepatu Seminggu Sekali
-
Capek Disuruh Tidur Siang, Video Bocah Ingin Kabur Jadi Karyawan MBG Viral
-
Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Dugaan Penipuan, Fans Diminta Jangan Berikan Data Pribadi
-
Sah! Anji Manji Diam-Diam Resmi Menikah Lagi
-
Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak
-
Sarwendah Unggah Foto di Gunung Kawi, Tegaskan Datang Bukan untuk Ritual