Suara.com - Tak banyak yang tahu, Gus Miftah ternyata pernah diundang ke acara televisi berkualitas bernama Kick Andy.
Kehadirannya tersebut mempertemukan Gus Miftah dengan jurnalis dan pembawa acara senior Andy F. Noya. Namun perbincangan antara keduanya justru berisi keraguan dari pihak Andy.
Dilansir dari akun TikTok @a.bang_as pada Senin (9/12/2024), Gus Miftah mulanya menyanggah pernyataan bahwa pendakwah adalah pekerjaan untuknya.
"Kita nggak punya pekerjaan karena bagi saya, dakwah itu bukan profesi. Tapi karena saya punya pesantren, orang manggil saya ustaz. Orang manggil saya kiai," kata Gus Miftah ketika ditanya pekerjaan apa yang sebenarnya digeluti.
Belum selesai dengan jawabannya, Andy F. Noya memotong dengan pertanyaan yang lebih menarik. Tampaknya Andy pun meragukan sebutan kiai yang disematkan untuk Gus Miftah.
"Tunggu, dakwah itu bukan pekerjaan," Andy memotong.
"Saya mengatakan dakwah itu bukan profesi. Tapi apapun profesinya harus berdakwah," jawab Gus Miftah kemudian.
"Kemudian Anda punya pondok pesantren. Gini, Anda mau meyakinkan saya bahwa Anda kiai, saya tidak gampang diyakinkan," terang Andy dengan nada yang tenang.
Alasan dari keraguan Andy tersebut karena penampilan dari seorang Gus Miftah yang tak merepresentasikan seorang kiai.
Baca Juga: Sosok Tajib, Adik Gus Miftah Bongkar Latar Belakang Keluarga Kini Sebut Ayahnya Kiai
"Apalagi dengan penampilan seperti ini, penonton juga pasti yakin, mana mungkin kiai penampilannya seperti ini," Andy mulai meragukan Gus Miftah.
Diserang dengan persoalan penampilan, Gus Miftah berlagak bahwa dirinya adalah seorang kiai berpenampilan atletis namun berhati teletubbies. Gus Miftah pun sempat bercerita soal pondok pesantrennya yang konon tidak dipungut biaya.
Hanya saja, keraguan dari dalam diri Andy F. Noya belum hilang sepenuhnya. Menurut Andy, kapabilitas Gus Miftah sebagai seorang kiai ini perlu diuji dan dibuktikan.
"Orang-orang dengan penampilan seperti Anda ini harus diuji dulu. Apalagi saya dengar nih Anda sering keluyuran ke tempat-tempat hiburan, ke klub-klub malam. Bagaimana mungkin Anda seorang kiai, Anda punya pesantren, Anda justru lebih sering berkunjung ke klub malam, di tempat yang tidak layak lah," Andy mulai mempertanyakan profesi Gus Miftah yang disebut kiai.
Ketimbang menjawab dengan serius, Gus Miftah malah melemparkan candaan yang membuat Andy menyesal mengundangnya ke acara tersebut.
"Sebenarnya bukan klub malam sih, Puskesmas. Pusat Kesenangan Mas-Mas," canda Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Ustaz Derry Sulaiman, Setuju Jika Gus Miftah Dianggap Seorang Wali
-
MUI Ingatkan Para Pendakwah Jangan Seperti Gus Miftah: Melukai Perasaan Orang Lain
-
Sosok KH Syarif Rahmat, Minta Pembuat Video Gus Miftah dan Penjual Es Teh Ditelusuri
-
Rekam Jejak Ustaz Derry Sulaiman: Gitaris Metal dari Minang Hijrah Jadi Pendakwah, Sebut Gus Miftah Cuma Wali Murid!
-
Kejanggalan Tangisan Sunhaji Minta Prabowo Tolak Pengunduran Gus Miftah: Ada Attitude Tak Biasa
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987