Suara.com - Para pendakwah ramai merespons kontroversi Gus Miftah yang merendahkan es teh beberapa waktu lalu. Satu di antara pendakwah tersebut Gus Arifin.
Menariknya, selain dibuat marah dengan perlakuan Gus Miftah tersebut, Gus Arifin tak setuju dengan pandangan dari Gus Iqdam. Sebagaimana diketahui, Gus Iqdam memilih berada di pihak Gus Miftah alih-alih publik.
Alhasil, Gus Arifin menyampaikan keherannya melalui sebuah cuitan di X baru-baru ini.
"Saya termasuk yang marah terkait model ngajinya Ta'im," tulisnya di X, dilansir pada Senin (16/12/2024).
"Kamu kok bisa ngomong gitu, apa maksudnya, Dam?" sambung Gus Arifin menyentil Gus Iqdam.
Sentilan dari Gus Arifin ini ternyata mendapatkan respons yang positif dari publik. Belum lagi dengan dirinya yang menjadi satu di antara pendakwah yang diperhitungkan.
Selain pendakwah, Gus Iqdam ternyata memiliki gelar yang cukup menarik. Gelar tersebut dituliskan dalam laman khusus miliknya.
"Ir. J. Agus Arifin sebagai Pengurus Agus Arifin Institute," bunyi keterangan yang disertakan dalam laman milik Gus Arifin.
Gelar haji mungkin gelar yang lumrah bagi seorang pendakwah. Namun beda halnya dengan gelar insiyur (Ir) yang disematkan di depan nama Gus Arifin.
Insinyur sendiri dikenal sebagai gelar akademik yang diberikan untuk para lulusan teknik maupun terapan teknik. Hanya saja, belum diketahui di mana Gus Arifin pernah berkuliah.
Sementara itu di sisi lain, gelar tersebut disematkan oleh Gus Arifin ketika memperkenalkan identitasnya dalam organisasi bernama Gus Arifin Insitute. Ternyata, Gus Arifin adalah pemimpin yayasan tersebut.
Pada bagian bawah, Gus Arifin turut menyertakan posisi lain yang diembannya. Posisi tersebut adalah Ketua Dewan Syuro Agus Arifin Institute dan Ma'had Darul Arifin Al Islami yang ada di Banten.
Beda lagi dengan keterangan yang ditulisnya di akun X. Gus Arifin menyebut jika dirinya juga terlibat dalam Jam'iyah Tilawatil Quran hingga JumrahTV.
Menariknya, sosok pendakwah ini adalah pecinta sepak bola. Gus Arifin adalah penggemar dari Chelsea dan AC Milan.
Berita Terkait
-
Panggung Pengajian Gus Iqdam Roboh, Bupati Blora Minta Maaf: di Luar Rencana
-
Gus Iqdam Tak Jadi Korban Panggung Roboh, Ternyata Sempat Kesulitan Bangun dan Kesasar
-
Silsilah Keluarga KH Achmad Chalwani, Semprot Gus Miftah Tak Paham Al Quran: Cuma Pintar Pidato!
-
Detik-Detik Panggung Pengajian Gus Iqdam Roboh Saat Shalawatan
-
Detik-detik Panggung Acara Pengajian Gus Iqdam Roboh, Netizen Singgung Ucapan Kasar: Itu Peringatan...
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Guncang Oscar 2026! 6 Fakta Film Sinners Pecahkan Rekor dengan 16 Nominasi
-
Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman
-
Keanu AGL Bongkar Sifat Asli Lula Lahfah: Tulus, Gak Milih-Milih Teman
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki