Suara.com - Vicky Prasetyo angkat bicara mengenai gugatannya kepada KPU Kabupaten Pemalang terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Mahkamah Konstitusi alias MK.
Menurut Vicky Prasetyo, gugatan tersebut sampai saat ini masih dalam proses.
Dia juga mengaku gugatan tersebut dilakukan karena tidak ingin membiarkan money politic terus terjadi saat pemilu dilakukan.
"Masih dalam proses karena ada money politic dan lain-lain. Kalau money politic itu dilarang harusnya ada penegasan nanti saat persidangan dengan bukti-bukti yang cukup," ungkap Vicky Prasetyo seperti dikutip dari YouTube InsertLive.
Vicky mengaku tidak mau politik uang di tanah air dibiarkan terus menerus. Sehingga dia melakukan gugatan tersebut ke MK.
"Kalau hal tersebut dianggap sebagai kewajaran kita tidak bisa melawan arus besar, tapi kita berusaha untuk menyadari hak demokrasi itu lebih mahal dari pada uang Rp50 ribu atau Rp100 ribu," terang Vicky.
Seperti diketahui, Vicky Prasetyo sebagai mantan calon Bupati Pemalang nomor urut 01 meyakini adanya kecurangan berupa money politic, alias politik uang, dalam Pilkada Pemalang 2024.
Diduga, akibat kecurangan tersebut, dia menilai banyaknya selisih jumlah suara.
Gugatan itu dilakukan Vicky Prasetyo pada 6 Desember 2024 lalu dengan nomor laporan 115/PAN.MK/e-AP3/12/2024.
Baca Juga: Kalah Pilkada, Vicky Prasetyo Pastikan Tidak Akan Ambil Job Settingan
Vicky juga telah memasukkan sejumlah bukti dugaan kecurangan.
Bukti tersebut berupa tangkapan layar berita berjudul 'Beredar Amplop Rp50 ribu Bergambar Paslon Bupati dengan Slogan Pemalang Bercahaya, Diduga Praktik Money Politik!" dan beberapa surat pernyataan warga.
Dalam surat pernyataan warga tersebut tertera jelas nama pasangan calon Bupati Pemalang yang diduga melakukan praktik politik uang.
"Dengan ini saya menyatakan siap mengembalikan uang dari tim 03 Pak Slamet yang diberikan pada haru Rabu jam 03.00. Pak Slamet bersama Ibu Ika merupakan tim 03 (Annur) sambil mengatakan harus optimis pilih 03 pada saat didata oleh SPG," bunyi keterangan dari salah seorang warga.
Selain uang, warga yang bertempat tinggal di Kecamatan Taman, Pemalang, tersebut mengaku mendapat kerudung, sajadah, kalender, serta kartu relawan yang bisa dijadikan kupon.
"Saya siap kalau dibutuhkan jadi saksi. Demikian surat ini saya buat tanpa paksaan dari siapapun," pungkas warga tersebut.
Berita Terkait
-
Kalah Pilkada, Vicky Prasetyo Pastikan Tidak Akan Ambil Job Settingan
-
Pandji Pragiwaksono Ngamuk ke Marshel Widianto Saat Pertama Kali Bertemu Usai Huru-Hara Pilkada 2024
-
Pertemuan Perdana Pandji Pragiwaksono dengan Marshel Widianto Sejak Polemik Pilkada, Diwarnai Tangisan!
-
Vicky Prasetyo Pamer Bukti Dugaan Money Politik Pilkada Pemalang, Warga Dapat Rp50 Ribu dari Paslon 03
-
Ekonomi Terjungkal Usai Nyaleg, Dede Sunandar Dapat Suntikan Dana Tiap Jumat dari Vicky Prasetyo
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
-
Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun
-
Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta
-
6 Tips Memilih Warna Lipstik Sesuai Acara agar Penampilan Makin Menawan
-
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Semrawut yang Merusak Estetika Kota
-
Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
Ulasan Film Sajen Satu Suro: Teror Gaib Sesajen Pembawa Bencana dan Petaka!
-
Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0