Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, turut menanggapi polemik pemecatan Shin Tae-yong. Dikabarkan eks pelatih Timnas Indonesia itu diberhentikan secara mendadak.
Anies Baswedan menanggapi kabar itu melalui cuitan terbaru akun X @idextratime pada Kamis (16/1/2025). Akun tersebut menuliskan pernyataan Shin Tae-yong saat diwawancara media Nasional Korea Selatan.
"BREAKING: Shin Tae-yong baru saja mengungkapkan pengalamannya mengenai pemecatannya dari Timnas Indonesia," bunyi judul cuitan tersebut.
Dalam cuitan itu, akun @idextratime juga mengunggah foto Shin Tae-yong dengan Ketua PSSI Erick Thohir.
"Saya diberitahu tentang pemecatan saya pada pukul 09:40 pagi tanggal 6 Januari, dan pada siang hari saya diberitahu bahwa pelatih baru akan datang," kata Shin Tae-yong.
Pria 54 tahun itu menambahkan, "Saya tidak bisa memahami keputusan ini, namun saya menerimanya dengan rendah hati. Selama lima tahun, saya bekerja keras dan bangga telah membangun fondasi untuk sepak bola Indonesia."
Informasi baru di atas pun menimbulkan beragam reaksi dari publik, termasuk mantan calon Presiden RI nomor urut 01. Sebagian besar mengkritik Erick Thohir.
"Ya, ini masalahnya. Kenapa orang-orang pada heboh, bukan nggak terima STY dipecat, tapi lebih ke cara mecatnya yang kek anj*ng banget. Udah ngelatih 5 tahun tapi nggak ngehargain," kata seorang warganet.
"Pengecut banget lagi mecatnya ngasih surat ke Sumardji (manager timnas), giliran pas extennd aja foto berdua. Idih, najis," cibir warganet yang lain.
Baca Juga: Pendidikan Jeong Seok Seo Alias Jeje, Penerjemah STY yang Berani Semprot Bung Towel
Sementara Anies Baswedan berkomentar dengan menyertakan video yang di dalamnya membahas kasus lama, yakni pemberhentian direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Jadi diberhentikan hari itu juga?" kata Anies Baswedan yang diduga sindir Erick Thohir.
Poin dari video yang dibagikan Anies Baswedan sebenarnya sama dengan kasus Erick Thohir memecat Shin Tae-yong dalam satu hari.
Menurut Anies Baswedan, memecat seseorang secara mendadak dan diberhentikan pada saat itu juga merupakan sikap tidak manusiawi. Seharusnya ada penyesuaian.
"Ini kan nggak manusiawi. Masa diberhentikan hari ini, berlaku hari ini. Kan dia harus ada penyesuaian. Normalnya dikasih pemberitahuan 30 hari," kata Anies Bawedan di dalam video tersebut.
Anies menambahkan, "Hari ini diputuskan, tapi efektif berhenti setelah 30 hari plus ada transisi. Di masa transisi itu, yang direksi baru bisa masuk, ada proses serah terima."
Berita Terkait
-
Pendidikan Jeong Seok Seo Alias Jeje, Penerjemah STY yang Berani Semprot Bung Towel
-
Jeje Sebut Shin Tae Yong Tak Tahu Bakal Dipecat Sampai H-1, Baru Dikasih Tahu PSSI Paginya
-
Pandji Pragiwaksono Kasih Alasan Mudah Kenapa Mengkritik Kepala Negara Jadi Sebuah Keharusan
-
5 Fakta Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sandy Permana, Berusaha Kelabui Polisi
-
Agus Buntung Bakal Disidang, Nama Jaksanya Langsung Jadi Sorotan: Agus Vs Agus
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Link Nonton Resmi Dokumenter Jeffrey Epstein, Kualitas HD dan Sudah SUB Indo
-
Bantah Hidup Hedon, Ressa Tak Punya TV dan Kulkas
-
Viral Perempuan Ngaku Jadi Selingkuhan Ardi Bakrie, Minta Maaf ke Nia Ramadhani
-
Surat Terakhir Bocah SD Akhiri Hidup: Jangan Menangis Mama, Relakan Saya Pergi
-
Pengacara Kantongi Nama Ayah Kandung Ressa, Ogah Buka ke Publik karena Takut Salah
-
Tangkap Maling Mesin Kopi, Pemuda Aceh Justru Malah Dijadikan Tersangka Penganiayaan
-
Diduga Penyebab Kebakaran di Cipadu Terungkap, Karyawan Gudang Dekorasi Sering Bakar Sampah
-
Belum Bertemu Langsung Sampai Sekarang, Ressa Rizky Rossano Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed
-
Deretan Kendaraan Mewah Habib Bahar, Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Profil Habib Bahar Bin Smith, Jadi Tersangka Lagi Usai Aniaya Anggota Banser