Suara.com - Polemik uang donasi Agus Salim senilai Rp1,3 miliar yang kini sudah disalurkan ke korban bencana alam di Lewotobi, Nusa Tenggara Timur (NTT), rupanya belum selesai dibahas.
Kini, mantan kuasa hukum Pratiwi Noviyanthi, Irjen Purn Ricky Sitohang, mengungkap fakta baru tentang proses penyaluran dana bantuan yang tidak berkoordinasi dengan penjabat setempat.
Diketahui, penyaluran tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan, Garry Julian, dengan aktor sekaligus podcaster Denny Sumargo.
"Kemarin Garry katanya sudah melaporkan hasil dari pada kunjungan mereka ke Kemensos. Rupanya terekam juga dari daerah Flores Timur dan pemerintah daerah setempat," tutur Ricky, dikutip dari tayangan Intens Investigasi pada Senin (20/1/2025).
Pejabat Kabupaten Flores Timur pun menghubungi Ricky dan mempertanyakan kepasitas Denny Sumargo dan Garry Julian dalam menyalurkan bantuan ke para korban di posko pengungsian.
"(Mereka) bercerita bahwa kedua orang ini tidak ada koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Baik kepada Bupati, ya PLT Bupati, Sekda, maupun kepada Kapolres," sambungnya.
Rupanya, Denny Sumargo dan Garry Julian langsung masuk ke 4 posko setelah membeli barang-barang yang mau didonasikan ke para korban di Labuan Bajo.
Ricky mengaku sudah mengantongi data lengkap yang berasal dari posko secara langsung, termasuk data waktu kedatangan hingga kepulangan dari sana
"Biar netizen buka mata baik-baik, jangan hanya sudah bagus, sudah bagus, yang bagus yang mana? Tolong, kita berbicara tentang akidah hukum. Nilai-nilai kemanusiaan jangan dijorokin dengan maksud-maksud tertentu," tegasnya.
Baca Juga: Denny Sumargo Siap Bela 10 Ribu Warga NTT yang Mau Dipenjarakan Agus: Gue Paling Depan!
Mantan Kapolda NTT itu menambahkan, "Nantinya saya meninta Kemensos jangan asal menerima saja. Harus berkoordinasi dengan pemerintah FloTim. Pemerintah Flo Tim tidak mengeti, tidak mengetahui kedatangan mereka. Tiba-tiba sudah ada di posko."
Ketika pejabat setempat mencari-cari sosok Denny Sumargo, rupanya mantan pebasket itu sudah pulang ke Jakarta.
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Siap Bela 10 Ribu Warga NTT yang Mau Dipenjarakan Agus: Gue Paling Depan!
-
Sebut Bawa Rezeki, Farhat Abbas Diminta Boyong Agus ke Rumahnya
-
Agus Mau Polisikan 10.000 Warga NTT Penerima Donasi, Ketua Yayasan: Moralnya Gimana Ya?
-
Teh Novi Tarik Lagi Uang Rp 500 Juta, Denny Sumargo Sindir Pakai Ayat Suci Quran
-
Kisruh Makin Panas dengan Kubu Sendiri, Teh Novi: Manusia Mati Meninggalkan Apa?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Bukan Adopsi, Nagita Slavina Bongkar Alasan Baby Muhammad Ada di Rumahnya
-
Jadwal Tayang Film Spesial Lebaran di TV, Paling Banyak Trans 7
-
Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum
-
Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar
-
Demi Empati, Keenan Nasution Akhiri Drama Hukum dengan Almarhum Vidi Aldiano
-
Kasus Perdata Hak Royalti Lanjut, Pengacara Vidi Aldiano: Gugatan Salah Salamat
-
Lebaran Tanpa Vidi Aldiano, Keluarga Buntu Pikirkan Konsep di Hari Raya
-
Reza Arap Ngamuk Dikabarkan Dekat dengan dokter Kamelia: Siapa Lu? Gue Kagak Kenal!
-
Viral Lagi Video Keenan Nasution dan Vidi Aldiano Duet Bawakan Nuansa Bening
-
Viral Bule Lecehkan dan Langgar Aturan Nyepi, Terancam Dilaporkan hingga Dideportasi