Suara.com - Huru-hara industri skincare yang disebabkan konten ulasan para influencer mendapat sorotan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun, Dokter Detektif atau Doktif sebagai salah satu konten kreator sempat bersikeras bahwa masalah tersebut tidak lantas membuat mereka dilarang membuat ulasan.
"Tidak pernah Prof. Taruna melarang influencer melakukan review," ujar Doktif dalam sesi jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (20/1/2025).
Doktif bahkan sampai meminta para influencer yang mundur dari konten ulasan produk skincare seperti Dokter Richard Lee untuk berhenti membuat narasi tentang larangan dari BPOM, seperti yang sempat ia sampaikan pekan lalu. "Jangan menggiring opini," kata Doktif.
Ternyata, sikap berbeda ditunjukkan BPOM. Taruna Ikrar selaku Kepala BPOM dalam pernyataan terbarunya tegas melarang para konten kreator membuat ulasan tentang aman atau tidaknya sebuah produk skincare.
"Hanya BPOM yang diberikan otoritas untuk melakukan pengawasan, yang berhak menyatakan approved terhadap produk kosmetik," tegas Taruna Ikrar, Selasa (21/1/2025).
Bahkan, akan ada sanksi tegas dari BPOM untuk para konten kreator yang nekat membuat ulasan produk skincare. BPOM juga mempersilakan mereka yang dirugikan atas ulasan produk skincare seseorang untuk membuat laporan polisi.
"BPOM akan melakukan penertiban terhadap pihak yang menyatakan approved produk kosmetik. Kalau dirugikan pihak yang bermain curang, bisa lapor ke BPOM atau kepolisian," kata Taruna Ikrar.
Pernyataan terbaru BPOM soal huru-hara ulasan produk skincare pun membuat Doktif dikritik. Salah satunya datang dari pemilik akun Instagram @laskar.penegak , yang menyebut Doktif tidak benar-benar berniat memberikan edukasi tentang produk skincare berbahaya.
Baca Juga: Biodata dr Amira Farahnaz, Dikaitkan dengan Sosok Doktif
"Nggak ada kata fair enough buat Dokpeng," tulis akun tersebut di Instagram Story.
Si pemilik akun, dalam lanjutan tulisannya, juga menyinggung dugaan keterkaitan Doktif dengan Dokter Oky Pratama, yang sebelumnya sempat disebut Shella Saukia sebagai salah satu dalang dugaan pemerasan terhadap bos-bos skincare lokal.
"Tujuan Dokpeng dan Oky review produk itu biar bisa matiin produk orang dan menjual produk sendiri dan sekutunya. Semua disetting dalam balutan cover bernama edukasi," paparnya.
Muncul juga tuntutan untuk Doktif dan Oky Pratama berhenti bersikap seakan mereka korban dari para pemilik skincare yang ketahuan menjual produk berbahaya. "Jangan playing victim," tutup akun tersebut.
Berita Terkait
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Dikarantina di Lapas, dr Richard Lee Dilarang Dijenguk selama 2 Minggu
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka
-
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris