Suara.com - Sejumlah mantan reseller produk skincare Shella Saukia mulai berbicara melalui media sosial. Beberapa dari mereka mengakui alami kerugian, salah satunya pemilik akun TikTok @Rdsjogja.
Perempuan dengan username @Phutly_ itu mulanya tergiur dengan peluang bisnis dari Shella Saukia. Pasalnya, kala itu produknya memang sedang populer.
Sistem yang ditetapkan oleh Shella Saukia adalah calon reseller atau agen harus membeli minimal 100 item dari setiap produk. Kala itu, Phutly_ memilih produk cushion dan serum yang dihargai Rp245.000 per item.
Bila Rp245.000 dikalikan dengan 200 item, berarti Phutly_ telah menggelontorkan Rp49 juta untuk menjadi reseller cushion SS Skin.
"Itu sistemnya PO (pre-order). Jadi aku bayar di awal. PO-nya itu kalau nggak salah sekitar satu bulan lebih. Lumayan lama. Harga per pieces-nya 285 ribu, itu harga jual. Untuk harga reseller 245 ribu," paparnya.
Sayangnya, keuntungan Rp40.000 yang didapat reseller harus dibagi dengan biaya admin marketplace. Sehingga Puhtly_ hanya mendapat laba sedikit.
Shella Saukia juga telah melanggar janjinya kepada reseller. Saat itu ia mengatakan pusat tidak akan menjual produk secara eceran supaya konsumen dapat membeli di reseller atau agen.
Tapi mendadak Shella Saukia membatalkan perjanjian itu dengan menjual produknya melalui live TikTok. Tidak hanya itu, ia juga menurunkan harga jauh di bawah reseller.
"Satu sampai dua bulan kita mulai itu lancar-lancar aja. Tapi beberapa bulan kemudian, kita dibuat kaget. Kita dibuat kecewa, kita dibuat hancur sehancur-hancurnya," imbuh Phutly_, dikutip pada Selasa (28/1/2025).
Baca Juga: Beredar Video Lawas Diduga Pernikahan Doktif, Wajah Dalam Riasan Pengantin Tuai Sorotan
Perempuan itu menambahkan, "Banyak banget korban-korban dari SS Skin ini. Tiba-tiba Kak Shella live sendiri dan jual produknya ecer, yang katanya mereka nggak open ecer dengan banting harga."
Shella Saukia memasang promo "beli satu gratis satu". Artinya, produk cushion dijual dengan harga Rp142.500. Tentu harga tersebut akan lebih menarik minat konsumen dibanding harga yang dipasang oleh reseller.
"Udah nih, masih positive thinking nih kalo mungkin sesekali Kak Shella live nggak apa-apa lah ya. Lumayan juga buat kita reseller nge-war dengan harga yang murah banget, terus nanti kita jual dengan harga yang sudah ditentukan," lanjutnya.
Tapi rupanya Shella Saukia terus melakukan penjualan dengan sistem ecer, sehingga para agen dan reseller mau tidak mau harus ikut menurunkan harga produk yang sudah mereka punya.
"Nggak mikir kita reseller kecil, nggak mikir agen-agen yang lain. Mana kata-kata kak Shella yang bilang kalo mau bikin agen-agen sama reseller SS sukses semua? Di mana? Kita malah rugi besar-besaran," pungkasnya.
Hal yang paling membuat @Phutly_ geram adalah tidak ada permintaan maaf maupaun tanggung jawab dari Shella Saukia terhadap para reseller dan agennya.
Hingga kini, belum ada klarifikasi lebih lanjut dari Shella Saukia terkait kerugian yang dialami para reseller-nya. Perempuan asal Aceh itu justru sedang berseteru dengan influencer produk kecantikan Dokter Detektif.
Berita Terkait
-
Tak Terima Disebut Dewi Perssik Bikin Rating Turun, Dokter Detektif: Bayaran Juga Cuman Rp 1 Juta
-
Satu Suara dengan Maia Estianty, Dewi Perssik Sarankan Lapor BPOM Ketimbang Huru-hara soal Skincare
-
Dewi Perssik Tuding Doktif Bikin Rating Acaranya Jelek, Nikita Mirzani Emosi: Parah Sih Ini
-
Beda Pendidikan Oky Pratama dan Shella Saukia, Bak Langit dan Bumi
-
Kelihatan Belangnya, Aib Dokter Oky Pratama Dibongkar Korban Kala Semprot Shella Saukia
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM