Suara.com - Sederet musisi Tanah Air menanggapi kasus royalti antara Agnez Mo dan Ari Bias. Dalam putusan pengadilan, Agnez yang digugat Ari dikalahkan dan diwajibkan membayar Rp1,5 miliar.
Setelah Ahmad Dhani, kini giliran Armand Maulana yang ikut merespons dalam unggahan di Instagram.
"Kaget, sedih, marah, bingung, harus diselesaikan," tulis Armand dikutip Selasa (4/2/2025).
Di caption, Armand Maulana menulis panjang lebar. Poinnya, dia prihatian melihat perseteruan penyanyi dan pencipta lagu.
"Menanggapi permasalahan Agnez Mo dan Ari Bias saya jadi bingung. Seharusnya penyanyi dan pencipta lagu atau komposer dari zaman dulunya adalah teman, sahabat, saudara untuk bersinergi menghasilkan karya terbaik ehhh ini malah jadi berseberangan," ungkap Armand Maulana.
Lelaki berdarah Sunda itu kaget persoalan tersebut sampai masuk ke ranah pengadilan. Sebab seharusnya, masalah ini bisa diselesaikan dengan cara baik-baik.
"Buat saya ini sangat memprihatinkan sih," sambungnya.
Armand Maulana khawatir para musisi di masa mendatang akan terus baku hantam terkait persoalan royalti. Satu-satunya solusi adalah memperbaiki ekosistem musik itu sendiri.
"Saya bukan fokus ke masalah Agnez mo dan Ari Bias, tapi ini permasalahan lebih besar dari itu. Ini akan menjadi permasalahan besar yang akan menjadi saling bermusuhan, saling sikat menyikat antar sesama insan musik dan parahnya memporakporandakan ekosistem musik yang baru saja mau terbentuk menjadi baik (sebenernya masih jauh dari sempurna)," terangnya.
Baca Juga: Terungkap! Ahmad Dhani Setahun Coba Mediasi Agnez Mo dan Ari Bias, Malah Dicuekin
Armand mengingatkan era 70-an hingga 80-an di mana ekosistem musik tak berpihak pada para pencipta lagu.
"Kembali lagi ke zaman seperti dulu era kakak kakak kita tahun 70-80-an yang betul-betul dirugikan terus tidak pernah di atas angin atas karyanya," terangnya.
Karena itu, Armanda Maulana mengajak pada musisi untuk merundingkan lagi persoalan royalti. Harapannya, hal-hal yang terjadi antara Agnez Mo dan Ari Bias tak terjadi lagi.
"Untuk seluruh insan musik, yuk kita ngobrol, yuk bareng-bareng dengan niat memperbaiki ekosistem musik Indonesia," kata dia.
Di akhir tulisannya, Armand Maulana menyinggung untuk menyingkirkan oknum yang ingin merusak ekosistem musik di Indonesia demi memetingkan kepentingan pribadi.
"Paling benci ada orang atau sekelompok orang yang merusak ekosistem hanya untuk kepentingan dirinya saja dan di Indonesia ini sudah sangat menjadi lumrah yang akhirnya negara kita ini akan terus jalan di tempat. Bahkan tenggelam tidak pernah ada kemajuan di bidang apapun. Salam Cinta Musik Indonesia," kata Armand.
Berita Terkait
-
Terungkap! Ahmad Dhani Setahun Coba Mediasi Agnez Mo dan Ari Bias, Malah Dicuekin
-
Agnez Mo Terbukti Langgar Hak Cipta Lagu 'Bilang Saja', Hakim Wajibkan Bayar Rp1,5 M ke Pencipta Lagu
-
Sopir Taksi Putar Lagu-Lagu Band GIGI, Tak Sadar Penumpangnya Armand Maulana
-
Buntut Semprot Pelajar, Isu Deddy Corbuzier Pacari Anak di Bawah Umur Viral Lagi
-
Agnez Mo Marah Harga Sewa Rumah di LA Naik Sejak Kebakaran Hebat: Ini Melanggar Hukum California
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih