Suara.com - Anak sulung Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid, menjadi bintang tamu acara 'Q&A' pada Minggu (2/2/2025). Dalam kesempatan itu, dia memberikan penilaian soal beberapa tokoh politik.
Salah satu tokoh publik yang mendapat penilaian dari Alissa Wahid adalah Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Putri Gus Dur itu mengaku masih terikat hubungan darah dengan Cak Imin.
"Kalau terhadap Mas Muhaimin, sebagai saudara kita tetap bersaudara. Masih punya hubungan darah," ucap Alissa Wahid.
Meski begitu, Alissa Wahid mengungkap jika Cak Imin telah mencoreng nama baik Gus Dur dengan menyebarkan narasi-narasi keliru di masa lalu.
"Tetapi, ada sejarah yang belum diselesaikan. Saya hanya butuh Cak Imin mengakui konflik yang dulu terjadi dan tidak membuat narasi-narasi yang justru membuat Gus Dur itu jadi tidak seperti Gus Dur," sambung Alissa Wahid.
Oleh karena itu, kakak Inayah Wulandari tersebut berharap Cak Imin mau mengakui dosa-dosanya telah menyebarkan narasi keliru soal Gus Dur.
"Misalnya, 'Gus Dur merekayasa konflik'. Itu bukan Gus Dur banget, Gus Dur orangnya gak suka konflik. Selama itu kita belum resolve, belum ada closure-nya, selama itu pula saya punya catatan sama Cak Imin," ujar Alissa Wahid.
Dengan catatan riwayat tersebut, Alissa Wahid hanya dapat memberi nilai minus satu untuk Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Indonesia itu.
"Jadi, ya minus satu oke lah," pungkas Alissa Wahid, dikutip dari YouTube Metro TV pada Jumat (7/2/2024).
Baca Juga: Sejarah Libur Ramadhan Sebulan Penuh Era Gus Dur, Prabowo Pernah Janji
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Proud of you Alissa Wahid," tulis seorang netizen.
"Yang bilang Gus Dur itu merekayasa itulah yang paling menikmati perjuangan Gus Dur, namun sayangnya dinikmati oleh keluarganya sendiri doang," kata netizen lain.
"Denger tuh NU yang suka bawa-bawa nama Gus Dur, tapi perilakunya jauh dari Gus Dur," tutur netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Puji Sikap Gus Dur Pembela Kaum Minoritas: Pemimpin Harus Berani jadi Contoh Meski Tak Populer
-
Cak Imin Soal Wacana UMKM Bakal Diguyur Modal untuk Bantu Program MBG: Itu Cuma Pilot Project
-
Tindak Lanjut Kunjungan Prabowo, Cak Imin Dorong Semua Pihak Selesaikan Kasus Penembakan WNI di Malaysia
-
Alissa Wahid: Pagar Laut Tangerang, Bukti Nyata Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang
-
Sejarah Libur Ramadhan Sebulan Penuh Era Gus Dur, Prabowo Pernah Janji
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
4 Gaya OOTD Y2K Chic ala Juun Hearts2Hearts, Manis tapi Tetap Edgy!
-
Uangnya Kelihatan Baru, Eh Ternyata Palsu! Penjual Jamu di Blitar Jadi Korban
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan
-
IHSG Masih Melempem Hari Ini, Saham Prajogo Melesat