Suara.com - Perseteruan pelanggaran hak cipta antara Agnez Mo dengan Ari Bias ramai mendapat sorotan dari musisi kondang Tanah Air. Mereka yang berkomentar antara lain Ahmad Dhani, Melly Goeslaw, Armand Maulana, hingga Piyu Padi.
Musisi tersebut terbagi menjadi dua kubu, yakni pro Agnez Mo dan pro Ari Bias. Dalam konteks ini Agnez sebagai penyanyi, sementara Ari pencipta lagu.
Beda pandangan antara musisi ini kemudian dikomentari komika Pandji Pragiwaksono. Dia menilai ada dua ideologi berbeda terkait hak cipta dalam industri musik Tanah Air.
Pandji Pragiwaksono mengilustrasikan dua kubu tersebut layaknya karakter di film Captain America: Civil War.
Seperti diketahui, di film tersebut, kedua kubu superhero Avengers sama-sama berjuang untuk kebaikan, namun memiliki pandangan berbeda tentang peran dan tanggung jawab pemerintah Amerika Serikat terhadap para superhero.
"Setelah baca thread ini, tampaknya ada semacam Avengers Civil War di industri musik Indonesia," tulis Pandji Pragiwaksono, dikutip dari akun @pandji pada Kamis (7/2/2025).
Komentar Pandji Pragiwaksono ini mendapat atensi sebanyak 804,2 ribu jumlah tayangan.
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar beragam. Sebagian netizen menilai polemik pencipta dan penyanyi merupakan lagu lama yang tak menemukan titik terang.
"Tapi lucu juga, ya. Penyanyi selalu dapat haknya, dibayar tiap manggung. Yang nyiptain selalu jadi orang bermasalah karena minta hak royaltinya," tulis seorang netizen.
"Sebagus apapun suara Anda, gak guna kalau lagunya memble. Pencipta lagu layak dapat apresiasi finansial yang layak," ucap netizen lain.
"ADP vs MG. Padahal dulu MG paling kritis soal royalti ini, sekarang kok jadi nyalahin yang memperjuangkannya. Artis-artis Gas jadi terbagi dua kubu juga gara-gara masalah ini," ujar netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Mengintip Kekayaan Ahmad Dhani di LHKPN, Ngaku Sempat Ingatkan Agnez Mo Bayar Royalti
-
Muncul di Tengah Panasnya Konflik Royalti Lagu, Agnez Mo Singgung Orang Narsis
-
Jejak Karier Anji Manji, Bongkar Sisi Gelap Industri Musik Indonesia di Tengah Konflik Royalti
-
Anji Manji Bongkar Sisi Gelap Industri Musik Indonesia, Seret Nama Lyodra Hingga Happy Asmara
-
Anji Manji Bongkar Sisi Gelap Industri Musik Indonesia, Singgung Kebiasaan Buruk Penyanyi dan Pencipta Lagu
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik