Suara.com - Jejak karier Anji Manji jadi sorotan usai membongkar sisi gelap industri musik Indonesia di tengah ramainya kasus royalti lagu yang membuat Agnez Mo harus membayar Rp1,5 miliar pada Ari Bias, pencipta lagu 'Bilang Saja'.
Dalam sebuah unggahan di Instagram, Anji menganggap kisruh hak cipta lagu didasari pada kebiasaan buruk yang sudah mendarah daging di industri musik Indonesia.
Anji menjelaskan bagaimana hubungan penyanyi dan pencipta lagu di industri musik Indonesia saat ini yang ternyata banyak kasus di mana mereka sama sekali tidak saling mengenal satu sama lain. Hal itu terjadi karena penyanyi hanya berhubungan dengan label atau manajemen.
Sementara ketika lagu meledak, para penyanyi tetap menyanyikan lagu tersebut tanpa meminta izin kepada pencipta lagu. Hal itulah yang membuat jarak antara penyanyi dan pencipta lagu menjadi jauh. Namun, Anji tidak menyalahkan para penyanyinya, tetapi lebih kepada kebiasaan yang sudah diwariskan turun-menurun yang harus diubah sejak sekarang.
Menurut Anji, memang sudah sepantasnya Indonesia memiliki sistem atau wadah untuk mempermudah para penyanyi dan pencipta lagu berkomunikasi dengan baik. Lantas bagaimana rekam jejak karier Anji? Simak penjelasan berikut ini.
Rekam Jejak Karier Anji
Anji memulai perjalanan kariernya di dunia musik Tanah Air sebagai penyanyi dengan mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim kedua tahun 2005 silam. Sayangnya, dia tidak lolos audisi. Walau tak menang di ajang pencarian bakat, dia sukses berkarier sebagai vokalis band.
Anji kemudian debut sebagai vokalis band Drive tahun 2005 silam. Lagu Anji bersama Drive seperti 'Bersama Bintang' dan 'Akulah Dia' masih sering didendangkan hingga saat ini. Sukses bersama Drive, Anji kemudian memutuskan hengkang pada tahun 2011.
Beredar kabar Anji diminta keluar karena banyaknya masalah pribadi yang dikhawatirkan merusak citra band. Namun, Anji disebut memutuskan untuk mengundurkan diri karena terjadi konflik dengan manajemen Drive.
Setelah keluar dari Drive, Anji pun bersolo karier dengan mengajak sejumlah musisi untuk kolaborasi. Anji sempat berduet dengan Titi Kamal lewat single 'Resah Tanpamu' yang populer sampai sekarang.
Pada tahun 2014, Anji merilis album dengan judul namanya sendiri yang sukses di pasaran. Anji menciptakan single 'Dia' pada 2016 yang meledak di industri musik tanah air bahkan mendapat penghargaan AMI 2016 untuk lagu tersebut. Anji pun kembali jadi pemenang piala AMI 2018 untuk lagu hits 'Menunggu Kamu'.
Beberapa lagu populer Anji lainnya adalah 'Bidadari Tak Bersayap', 'Disiksa Rindu', 'Bukan Kekasih Sempurna', 'Doa Untuk Mantan', 'Sampai Mati', 'Orang yang Berbeda' dan masih banyak lainnya.
Dalam perjalanan kariernya, Anji juga merambah dunia YouTube. Tak hanya musik, dia juga menyajikan konten-konten segar yang informatif dan menghibur.
Kanal YouTube miliknya, dunia MANJI sudah punya 4,2 juta subsribers. Anji juga punya kanal YouTube lain yakni ANJI MUSIC yang punya 85,9 ribu subscribers. Selain itu Anji juga punya lokasi perkemahan di wilayah Gunung Puntang, Bandung Selatan bernama Berg Puntang yang dilengkapi dengan kedai kopi.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Anji Manji Bongkar Sisi Gelap Industri Musik Indonesia, Seret Nama Lyodra Hingga Happy Asmara
-
Anji Manji Bongkar Sisi Gelap Industri Musik Indonesia, Singgung Kebiasaan Buruk Penyanyi dan Pencipta Lagu
-
Rieke Roslan Sentil Empati dalam Sengketa Royalti Agnez Mo Vs Ari Bias
-
Siraman Keras Anji Soal Konflik Royalti Ari Bias vs Agnez Mo: Penyanyi dan Pencipta Lagu Sejajar
-
Bikin Agnez Mo Didenda Rp1,5 M, Berapa Harga Royalti Lagu Sebenarnya?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli