Suara.com - Bunda Corla baru-baru ini mengungkapkan pendapatnya mengenai tanggung jawab pemilih terhadap pemerintah yang mereka pilih.
Dalam salah satu siaran live-nya, Bunda Corla menegaskan bahwa meskipun seseorang telah memilih seorang pemimpin, hal itu tidak berarti mereka harus diam dan membiarkan segala kebijakan atau tindakan pemerintah tanpa kritik.
Menurut Bunda Corla, masyarakat Indonesia harus tetap mengawasi dan mengkritisi apa yang dilakukan oleh pemerintah, terlepas dari pilihan politik mereka.
"Jadi jangan salahkan pemilih yang milih. Kemarin milih ini, sekarang milih ini, sekarang begini-begini. Siapa pun berhak memilih siapa presidennya, tetapi ikutin gerak-geriknya. Harus dipantau juga," ujarnya, seperti dikutip pada Kamis (20/2/2025).
Selebgram yang menetap di Jerman itu menambahkan bahwa menjadi pemilih bukan berarti lepas tangan dari tanggung jawab, tetapi justru harus aktif mengikuti kinerja pemerintah dan menyuarakan ketidakpuasan jika diperlukan.
"Kalau kita memilih siapapun Presidennya, bukan berarti kita lepaskan dia. Kita harus mengkritik. Aku udah memilih kau, aku udah memilih kau sebagai ketua di rumah ini. Kalau kerjaanmu nggak bagus, kau mengecewakan aku," ungkapnya tegas.
Pernyataan ini pun menimbulkan beragam reaksi di kalangan netizen. Sebagian mendukung sikap Bunda Corla karena dianggap sebagai bentuk keberanian untuk mengkritik pemerintah.
Faktanya, Corla merupakan pendukung pasangan calon yang kini resmi memimpin Indonesia, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Ngaku Dekat dengan Mayor Teddy, Dewi Perssik Mohon Doa ke Bunda Corla
"Setuju sih, Bunda Corla ni pendukung 02 kan? Tapi dia tegas dan dia berani untuk kritik, bukan kayak teman gue yang milih 02 tapi bebal dan masih aja ngebela dengan bilang 'belum setahun dia jadi Presiden, sabar dulu lah,'" tulis salah satu netizen.
Beberapa netizen lainnya juga merasa bahwa sikap yang dimiliki Bunda Corla perlu dicontohkan. Mereka berpendapat bahwa sudah seharusnya pemilih bertanggung jawab atas pilihannya dengan tidak hanya diam saja, tetapi juga berani mengkritik jika dirasa pemerintah tidak bekerja sesuai harapan.
"Ya kudunya kan begitu, kalau milih ya tanggung jawab sama pilihannya, jangan cuma diam lepas tangan, harus awasi, kritik juga," ungkap netizen yang lain.
Tidak sedikit pula yang menyampaikan keprihatinan mereka terhadap sikap sebagian masyarakat yang masih membela pilihan mereka meskipun telah menyaksikan kebijakan yang mengecewakan.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Sindir Gaya Pidato Prabowo: Kenapa Membandingkan Kita dengan Bayi?
-
Ramzi Singgung Takdir Tuhan Usai Dilantik Jadi Wakil Bupati Cianjur, Siap Mundur Jadi Artis?
-
Viral Video Iriana Tepis Rangkulan Jokowi Sambil Menggerutu: Niat Hati Mau Kayak Anak Muda...
-
Gibran Pernah Temui Mahasiswa yang Demo saat Jadi Walkot Solo, Publik: Sekarang Nggak Berani?
-
SAH! 961 Kepala Daerah Resmi Dilantik Prabowo di Istana Mereka
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?