Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono mengkritik cara pidato Presiden Prabowo Subianto saat HUT ke-17 Partai Gerindra pada Sabtu (15/2/2025,) yang menurut aktor Fedi Nuril gesturnya ala bocah.
Dalam konten YouTube bertajuk SILA REKAP EPS 15 pada Rabu (19/2/2025), Pandji awalnya menirukan gaya Prabowo ketika berbicara dengan gaya mencinbir.
"'Katanya ada yang bilang kabinet kita gemuk, kabinet kita besar. Ndasmu', gitu kata dia," kata Pandji tertawa setelah menirukan gaya bicara sang Presiden.
Menurut founder komunitas Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) tersebut, pernyataan selanjutnya dari Prabowo cukup menarik. Sang Presiden membandingkan jumlah kabinet di Indonesia dengan Timor Leste.
"Beliau bilang, 'Timor Leste aja itu lebih kecil dari Kabupaten Bogor menterinya 28. Timor Leste tuh, lihat! Negaranya, orangnya lebih kecil dari Kabupaten Bogor', gitu katanya Pak Prabowo," sambungnya.
Pandji menambahkan, "Pak Prabowo ngomong itu seakan-akan itu adalah argumen yang valid."
Laki-laki yang juga berprofesi sebagai aktor itu heran mengapa Prabowo membandingkan dengan negara yang baru terbentuk 2002 lalu. Sementara Indonesia sudah merdeka sejak 80 tahun yang lalu.
"Pak, ngapain bandingin sama Timor Leste. Baru juga jadi negara kemarin. Ngapain kita membandingkan cara kita menjalankan kehidupan dengan bayi," kesal Pandji.
Pria berusia 45 tahun itu menambahkan, "Bayi juga belum ngerti banyak. Bayi mah banyak salah. Banyak ngaconya. Banyak kekurangannya. Banyak nggak benernya. Ngapain kita belajar dari bayi."
Baca Juga: Ramzi Singgung Takdir Tuhan Usai Dilantik Jadi Wakil Bupati Cianjur, Siap Mundur Jadi Artis?
Panji pun meminta Prabowo melihat Amerika Serikat dan Rusia, yang pejabatnya tidak sampai 50 orang.
"Amerika Serikat, negaranya segede kita, 15 pak menterinya. Rusia, negaranya gede banget, 21 pak menterinya. Bapak kemarin melantik 100 pejabat. Di mana setengahnya adalah menteri, lalu wamen (wakil menteri), lalu pejabat setingkat menteri," jelasnya.
Seolah ingin Prabowo sadar, Pandji kembali menjelaskan bahwa negara yang masih 'bayi' tidak bisa menjadi bahan perbandingan karena masih melalui uji coba pemerintahan.
"Pak, ayolah kok bisa sih Presiden Rebuplik Indonesia membandingkan praktik bernegara dari negara baru? Ibarat bayi tuh pak. Dia jalan masih oglek, masih jatuh-jatuh, ngomong aja masih 'wlewlewle omon-omon' gitu," lanjutnya.
Pandji berargumen bahwa perbandingan yang dikatakan Prabowo tidak 'apple to apple' atau tidak setara. Menurutnya, seharusnya Indonesia dibandingkan dengan negara maju.
"Bandingin mah sama negara yang maju yang berpengalaman menjalankan tata negara yang berpengalaman dalam berdemokrasi, berpolitik lah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ramzi Singgung Takdir Tuhan Usai Dilantik Jadi Wakil Bupati Cianjur, Siap Mundur Jadi Artis?
-
Adab El Barack Dipuji, Tak Pernah Mau Mulai Makan Sebelum Vincent Verhaag
-
Agnez Mo Ngeles Ogah Bayar Royalti karena Ada Kontrak dengan Penyelenggara, Ari Bias Minta Buktinya
-
Film Limbad Jeblok dan Cuma Laku 50 Tiket, Pesulap Merah Soroti Kehadiran Gus Idris
-
Selain Tersandung Kasus Narkoba Empat Kali, Fariz RM Juga Pernah Terseret Peledakan Bom
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan