Suara.com - Rachel Zegler segera menyapa pemirsa lewat "Snow White" versi live-action yang dijadwalkan rilis pada 2025. Namun Zegler menuai kontroversi akibat pernyataannya mengenai film animasi versi originalnya yang dianggap kurang menghormati karya asli.
Kontroversi ini mengingatkan pada kasus Abidzar Al-Ghifari yang mengaku enggan menonton versi asli film "A Business Proposal." Keduanya sama-sama menyampaikan kritik terhadap karya populer dan memicu reaksi beragam dari publik.
Perbedaan interpretasi dan ekspektasi terhadap sebuah karya seni memang wajar, namun cara penyampaian dan pemilihan kata dapat mempengaruhi bagaimana pesan tersebut diterima.
Berikut ini profil serta perjalanan karier Rachel Zegler yang mungkin belum kamu ketahui.
Profil dan Perjalanan Karier Rachel Zegler
Rachel Zegler lahir pada 3 Mei 2001 di Hackensack, New Jersey. Dia diberi nama sesuai dengan karakter Rachel Green dari serial "Friends" yang diperankan Jennifer Aniston.
Sejak remaja, Zegler aktif dalam dunia seni pertunjukan. Ia membintangi beberapa drama musikal di sekolahnya, seperti "Beauty and the Beast" (2016), "The Little Mermaid" (2017), "42nd Street" (2018), dan "Shrek the Musical" (2019).
Meskipun mendapat empat nominasi Metro Award, dia tidak berhasil meraih kemenangan. Kariernya pun mulai melejit setelah dipilih oleh Steven Spielberg untuk membintangi "West Side Story" (2021) sebagai Maria, mengalahkan 30.000 pelamar lainnya.
Perannya dalam film ini membuatnya meraih penghargaan Golden Globe sebagai Aktris Terbaik dalam kategori Komedi atau Musikal, menjadikannya pemenang termuda dalam sejarah penghargaan tersebut.
Dia kemudian bermain sebagai Anthea dalam "Shazam! Fury of the Gods" (2023) dan berperan sebagai Lucy Gray Baird dalam prekuel "The Hunger Games: A Ballad of Songbirds and Snakes" (2023).
Baca Juga: Siap-Siap! Film Live Action Snow White Siap Tayang pada Maret 2025 Mendatang
Kontroversi Seputar Snow White
Rachel Zegler terpilih sebagai pemeran utama dalam "Snow White" versi live-action Disney yang akan rilis pada 2025. Namun, pernyataannya mengenai film animasi klasik "Snow White" (1937) memicu kontroversi.
Dalam beberapa wawancaranya, Zegler menyebutkan bahwa film tersebut sudah ketinggalan zaman dan mengkritik penceritaan yang berfokus pada kisah cinta.
Menurutnya, karakter Snow White dalam versi baru akan lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada Pangeran untuk menyelamatkannya. Dia juga menyatakan bahwa elemen cinta dalam film aslinya terasa aneh karena menggambarkan hubungan dengan seseorang yang "menguntit" Snow White.
Tak hanya itu, Rachel Zegler juga mengaku bahwa dia takut menonton film animasi klasik tersebut saat masih kecil dan hanya menontonnya sekali.
Pernyataan ini menuai banyak kritik, terutama dari para penggemar film klasik Disney yang merasa bahwa Zegler tidak menghormati warisan budaya film tersebut.
Beberapa pihak menilai bahwa sebagai pemeran utama, seharusnya dia lebih menghargai sumber materi yang menjadi dasar film yang dia bintangi.
Berita Terkait
-
Film Snow White Gagal di Box Office, Gal Gadot Salahkan Kampanye Boikot Israel
-
5 Film Hollywood 2025 Ini Dibenci Kritikus, tapi Disukai Penonton, Apa Saja?
-
Snow White Dilarang Tayang di Lebanon Imbas Negara Asal Gal Gadot
-
Imbas Capaian Snow White, Produksi Live-Action Tangled Resmi Ditunda
-
Kata Pandji Pragiwaksono Soal Cibiran Imbas Samakan Kasus Film Snow White dengan Abidzar Al Ghifari
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
BTS Hingga Madonna Siap Perform di Final Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Panggung Spektakuler
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria