Suara.com - Viralnya dugaan pembungkaman kritik terhadap Sukatani ternyata berdampak juga ke Slank. Namun bukan dalam artian positif, Kaka dan kolega habis dicibir gara-gara lagu Polisi Yang Baik Hati yang mereka rilis di 2023.
Entah apa yang Slank rencanakan di balik peluncuran karya itu. Yang jelas, citra mereka sebagai band yang merepresentasikan rakyat kecil runtuh seketika.
Terbukti, single rilisan dua tahun lalu itu kini dibanding-bandingkan dengan lagu Bayar, Bayar, Bayar milik Sukatani yang lebih kuat pesan moralnya. Ferry Irwandi jadi salah satu contoh publik figur yang ikut melakukan hal itu.
Lewat sebuah tulisan di X, Jumat (21/2/2025), Ferry Irwandi menyebut upaya Slank memperbaiki citra polisi lewat karya mereka jadi sia-sia gara-gara adanya dugaan upaya membungkam kritik atas lagu Sukatani.
"Tingkah polisi justru buat lagunya lebih terkenal. Jauh lebih terkenal dari lagu 'polisi baik', yang jelas sangat mahal," kata Ferry Irwandi.
Kritik juga datang dari Yudha Keling, yang mengunggah potongan video saat Slank tampil menyanyikan lagu Polisi Yang Baik Hati di hadapan mereka langsung. Tak kalah pedas, Yudha menyebut inspirasi Slank membuat lagu cuma datang dari mimpi.
"Lagu yang liriknya dapet dari mimpi," celoteh Yudha Keling.
Melanie Subono pun sempat menyinggung soal keberadaan musisi kritis yang kini tidak lagi berpihak ke rakyat. Namun, ia memang tidak secara spesifik menyebut Slank sebagai salah satu pelaku industri musik yang dimaksud.
"Udah melempem, dan malah terang-terangan bersama paslon," ledek Melanie Subono.
Baca Juga: Intimidasi di Balik Layar: Sukatani dan 'Bayar Bayar Bayar' yang Tak Bisa Dibayar
Sukatani mendapat sorotan tajam usai meminta maaf ke Polri buntut lagu Bayar, Bayar, Bayar yang menyinggung praktek pungli oleh beberapa anggotanya. Tak berhenti di situ, mereka juga memutuskan menarik lagu viral itu dari platform musik digital.
Diduga, Sukatani mendapat tekanan dari pihak tertentu sebelum menyampaikan permintaan maaf dan menarik karya mereka dari peredaran. Hal itu membuat masyarakat marah dan menuding polisi sebagai biang pembungkaman kritik lewat karya seni.
Publik makin murka setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan legawa dengan kritik yang Sukatani sampaikan lewat karya mereka. Malahan menurut Listyo, keresahan semacam itu bisa jadi acuan Polri untuk berkembang jadi institusi yang lebih baik.
Berita Terkait
-
Lebih Berat di Perempuan? Mengupas Tuntas Tekanan Gagal yang Tak Terlihat
-
Ferry Irwandi Soroti Mindset Spekulatif Masyarakat Terhadap Kripto
-
Ferry Irwandi: Gubernur Rudy Masud Harusnya Beli Mobil Dinas Rp8,5 M Pakai Uang Sendiri
-
Lebih Bermanfaat dari Mobil Dinas Kaltim Rp8,5 M, Ini 4 Alokasi Alternatif Versi Ferry Irwandi
-
Overthinking Tiap Malam? Stoikisme Bisa Membantumu Mengendalikan Pikiran
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV