Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menanggapi dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina 2018-2023 dengan sebuah guyon.
Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) itu mulanya berseloroh bahwa menjelang bulan Ramadan banyak rekan-rekannya yang meminta diajari bacaan doa.
"Humor Ramadhan. Menjelang Ramadhan banyak kawan yang ngirim pesan untuk diajari bacaan doa. Ada yang minta diajari doa berbuka, doa bersahur, doa iktikaf, doa tarawih, doa bayar zakat, dan lain-lain," cuitnya pada Jumat (28/2/2025).
Kemudian, ada yang bikin Mahfud tergelitik karena kiriman doa masuk pom bensin.
"Tapi ada yang iseng mengirim doa saat masuk pom bensin, agar saat beli Pertamax tidak diganti Pertalite."
Menghilangkan rasa penasaran, Mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun membagikan bacaan doa saat mamasuki SPBU Pertamina. Doa tersebut dibuat oleh pria bernama Rosidi Bahri. i.
'Ya Allah tunjukkan kepada kami yang Pertamax itu Pertamax dan kuatkan kami untuk membelinya; Tunjukkan pula yang Pertalite itu Pertalite dan kuatkan kami untuk tak tertipu oleh pengoplosannya," demikian bunyi doanya.
Cuitan Mahfud MD pun menuai beragam reaksi dari warganet. Beberapa turut memanjatkan doa, tetapi ada pula yang mengkritik sikapnya saat ini.
"Anda juga sudah berupa humor kak pak. Di pemerintahan melempem, pas nggak jabat apa-apa baru gahar. Lucu banget," sindir seorang warganet.
Baca Juga: Bukan Scene Horor, Vino G Bastian dan Acha Septriasa Ungkap Adegan Berkesan di Film Qodrat 2
"Kejadiannya terjadi di masa pak @mohmahfudmd tapi baru terbongkar sekarang. Jangan lempar bom sembunyi tangan pak," imbuh warganet yang lain.
"Ini kan kasusnya pas zaman anda Menko Polhukam kan, masa anda di dalam kagak tahu? Pastilah denger dikit-dikit, mah kenapa anda nggak ngomong sih," protes warganet lainnya.
Mahfud MD menjabat sebagai Menko Polhukam dari Oktober 2019 hingga Februari 2024. Bisa dikatakan bahwa memang benar dugaan kerucangan terjadi di masa ahli hukum tata negara ini sedang bertugas di pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Berita Terkait
-
Murka Tanggapi Skandal BBM Oplosan, Laura Basuki Sampai Tak Bisa Diajak Bercanda
-
Heboh BBM Oplosan, Doa Saat Masuk SPBU Ala Mahfud MD Curi Perhatian
-
Skandal Megakorupsi Pertamina, Tweet Lawas Prabowo Disundul Lagi: Hukuman Mati Bagi Koruptor
-
Anaknya Dapat Kado dari Istri Jokowi, Kiky Saputri Ungkap Fakta Mengejutkan: Waktu Aku Hamil...
-
Dear Koruptor BBM Oplosan, Awas Kena Azab Betubi-tubi: Mati Terbakar Bensin
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026