Suara.com - Rombongan pendaki yang naik ke Puncak Carstensz Pyramid, Mimika, Papua Tengah sejak Jumat (28/2/2025) mengalami nasib buruk. Mereka dihantam hujan salju dan hujan angin kencang saat akan turun kembali ke base camp.
Dari daftar 20 pendaki, ternyata ada nama Fiersa Besari di sana. Ia tergabung dalam rombongan tiga orang bersama Furki Rahmi Syahroni dan Indira Alaika, yang berangkat ke base camp Carstensz Pyramid pada 26 Februari lalu.
"Rabu tanggal 26 Februari 2025 pukul 07.34 WIT, rombongan berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan menggunakan helikopter. Fiersa Besari (WNI), Furki Rahmi Syahroni (WNI), Indira Alaika (WNI)," bunyi salah satu poin kronologi kejadian yang beredar di kalangan awak media, Minggu (2/3/2025).
Lima pendaki terdampak cuaca ekstrim dengan menunjukkan gejala hipotermia. Salah satu di antaranya Indira Alaika, yang berasal dari rombongan Fiersa Besari.
"Pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025 sekitar pukul 22.30 WIT, bertempat di Kabupaten Mimika, telah didapatkan informasi dari penanggung jawab terkait insiden 5 pendaki WNI Puncak Carstensz akibat cuaca yang sangat buruk. Turun hujan salju, hujan deras dan angin kencang sehingga menyebabkan hipotermia," lanjut poin penjelasan dalam paparan kronologi.
Untungnya, Fiersa Besari masuk dalam daftar 15 pendaki yang selamat. Ia berhasil sampai base camp bersama Furki Rahmi Syahroni pada Jumat malam.
"Pukul 22.48 WIT, pendaki atas nama Fiersa dan Furky tiba di base camp," jelas salah satu poin dalam kronologi kejadian.
Sementara Indira Alaika dievakuasi pada Sabtu (1/3/2025) dalam kondisi hipotermia. Cuaca buruk sempat membuat tim penyelamat kesulitan menjangkau titik Indira berada di dekat Puncak Carstensz.
"Tiga pendaki yang selamat terjebak dan terpaksa bermalam di area dekat puncak, hingga besoknya tim rescue datang," papar poin lain dalam data kronologi.
Baca Juga: Siapa Lilie Wijayati dan Elsa? Teman Pendakian Fiersa Besari yang Meninggal di Puncak Carstensz
Indira Alaika dievakuasi bersama dua pendaki dari rombongan lain, Alvin Reggy Perdana dan Saroni. Mereka juga menunjukkan gejala hipotermia seperti Indira.
Fiersa Besari pun sudah mengirim sinyal bahwa dirinya baik-baik saja lewat sebuah unggahan Instagram Story 11 jam lalu. Ia memposting emoji patah hati dengan latar musik sendu.
Diduga, postingan Fiersa Besari ditujukan kepada dua pendaki, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang meninggal dunia di Teras Dua Puncak Carstensz akibat hipotermia.
Belum ada penjelasan lebih lanjut soal kondisi terkini Fiersa Besari. Namun di unggahan terakhir Fiersa di Instagram, sudah banyak yang mengirimkan doa untuk keselamatan pelantun Celengan Rindu.
Berita Terkait
-
Bayar Rp120 Juta, Fiersa Besari Sorot Penggunaan Uang Pajak
-
Perubahan Tunggangan Fiersa Besari dalam 4 Tahun, Korbankan Honda Jazz dan Taft Rocky Demi SUV
-
Fiersa Besari Pamer Bayar Pajak Hampir Rp 120 Juta, Warganet Jadi Tebak-Tebakan Penghasilannya per Tahun
-
Pamer Struk Pajak Penghasilan Ratusan Juta, Sumber Cuan Fiersa Besari Dipertanyakan
-
Fiersa Besari Emosi Dituding Buzzer: Harga Diri dan Kompas Moral Saya Tak Bisa Dibeli!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover