Suara.com - Baru-baru ini, frasa Korea "Poppo Siroyo" tengah viral di media sosial. Kepopuleran frasa ini mendadak melonjak setelah muncul dalam salah satu adegan dalam film Laut Tengah yang baru tayang di Netflix.
Adapun dalam film tersebut, ada adegan di mana seorang ayah meminta anaknya untuk mencium pipinya dengan mengatakan "ppoppo." Akan tetapi, sang anak menolak dengan menjawab "shireo yo."
Pelafalan "ppoppo" dan "shireo yo" yang berubah menjadi "popo siroyo" terdengar lucu bagi warganet Indonesia, sehingga istilah ini pun menjadi viral dan banyak digunakan di media sosial.
Di samping kepopuleran frasa "Poppo Siroyo", banyak warganet yang penasaran dengan alur film Laut Tengah. Seperti apa alur cerita film ini? Simak ulasannya.
Sinopsis Laut Tengah
Film Laut Tengah diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Berliana Kimberly. Film religi Islami yang tayang sejak 3 Oktober 2024 itu dibintangi oleh Anna Jobling, Yoriko Angeline, dan Ibrahin Rasyid.
Film Laut Tengah mengisahkan tentang seorang wanita bernama Haia yang berjuang mengenyam pendidikan S-2 di Korea Selatan. Haia nyaris kehilangan kesempatan itu setelah beasiswanya ditutup oleh pemerintah.
Saat Haia sibuk memproses beberapa persyaratan untuk mendapatkan beasiswa, tiba-tiba seorang dosen bernama Prof. Fatih menawarkan bantuan mengejutkan.
Prof Fatih bersedia memuluskan jalan Haia dalam meraih impiannya untuk mendapatkan beasiswa asalkan dia mau menikahi pria bernama Bhumi.
Bhumi sendiri adalah suami dari Aisa yakni keponakan Prof Faith. Awalnya, muncul dilema besar di hati Haia untuk menjadi istri kedua Bhumi, namun ia tidak memiliki pilihan lain demi menggapai mimpinya di Negeri Ginseng.
Baca Juga: Menguak Mitos dalam Film 'Singsot: Siulan Kematian', Cek Faktanya!
Tak lama, akhirnya beasiswa untuk melanjutkan S2 nya telah disetujui. Haia kemudian melakukan penerbangan dan pergi ke Korea untuk melanjutkan pendidikannya disana.
Namun ternyata, Aisa memiliki penyakit yang membuat dirinya tidak bisa hidup lama.
Setelah kepergian Aisa, Haia pun mengalami dilemma, apakah ia tetap akan melanjutkan pendidikannya atau harus kembali ke Indonesia dan mengurus keluarganya.
Sebab, dari berbagai keputusan Haia ini akan berpengaruh terhadap masa depannya dan juga kehidupan rumah tangganya.
Kontributor : Anistya Yustika
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Film Ne Zha 2, Animasi Terlaris Sepanjang Masa Lampaui Inside Out 2
-
Ulasan Devils Stay, Film Horor Eksorsisme Korea dengan Formula yang Beda
-
Operation Finale: Thriller, Heist, Sejarah, dan Representasi Holocaust
-
3 Film Horor yang Dibintangi Morgan Oey, Terbaru Ada Pernikahan Arwah
-
Sinopsis Film The Materialists, Dibintangi Dakota Johnson dan Chris Evans
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan