Suara.com - Penunjukan Ifan Seventeen menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) membuat syok banyak orang, termasuk para sineas Indonesia.
Luna Maya, Chicco Jerikho, Adipati Dolken hingga Tissa Biani ramai memberikan komentar speechless di akun Instagram Big Alpha Id yang memberikan pengumuman tersebut.
Di salah satu komentar, warganet mengatakan, apakah tidak ada nama yang lebih kompatibel seperti Joko Anwar, Mira Lesmana, Hanung Bramantyo atau Reza Rahadian yang mendapat kepercayaan sebagai Dirut PFN.
"Mira Lesmana, Joko Anwar, Hanung Bramantyo, Reza Rahadian, Abimana Aryasatya, bapak kira mereka semua jualan seblak?" kata warganet di akun tersebut.
Joko Anwar lantas memberikan komentar terkait pengangkatan Irfan Seventeen menjadi Dirut PFN.
Berbeda dari respons para sineas, Joko Anwar berusaha mengambil sisi positif dari berita yang heboh ini.
Joko Anwar menilai, Irfan Seventeen memiliki wawasan yang cukup di dunia entertainment. Walaupun bukan secara film, namun pada bidang musik.
"Sisi positifnya, dia adalah orang yang punya pengalaman di industri hiburan. Paling nggak, dia pernah jadi musisi dan bukan musisi yang sekadar nyanyi tapi juga memikirkan bisnis," kata Joko Anwar saat dihubungi Suara.com, Rabu (12/3/2025).
Wawasan tersebut menjadi bekal awal buat Ifan Seventeen. Sebab kata Joko Anwar Direktur Utama PFN terdahulu juga bukan berasal dari orang film.
Baca Juga: Ifan Seventeen Jadi Dirut PT PFN, Apa Fungsinya di Perfilman Indonesia?
"Ada pejabat dari kementerian," kata Joko Anwar.
Dari sini, atensi masyarakat juga sebenarnya akan tertuju pada, apa itu PFN?
"Selama ini orang nggak tau PFN itu apa. Paling nggak, sekarang orang awareness, 'oh ada PFN, perusahaan milik negara ya'," jelas sutradara Perempuan Tanah Jahanam tersebut.
Sebab selama ini, Joko Anwar yang merupakan sineas Indonesia pun tidak tahu arah PFN yang merupakan bagian dari BUMN.
"Saya harus bilang bahwa PFN ini sejak lama tidak jelas," kata Joko Anwar.
Sutradara film Pengabdi Setan ini mengatakan, setahu dirinya, peran PFN untuk memberikan pendanaan untuk produksi film.
Berita Terkait
-
Bangga, Ghost in the Cell Karya Joko Anwar Terpilih di Berlin International Film Festival 2026
-
Salut! Joko Anwar Dapat Gelar Kehormatan dari Pemerintah Prancis
-
8 Seniman Film Terima Gelar dari Kemenbud Prancis, Termasuk Joko Anwar
-
Joko Anwar Rilis First Look Film Horor Komedi Terbarunya, Ghost in the Cell
-
Rilis First Look! Intip Pemeran Film Ghost in the Cell Karya Joko Anwar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Usai Sebut Nama Raffi Ahmad dalam Materi Pencucian Uang Mens Rea
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Setahun Barbie Shu Meninggal, Momen Jerry Yan dan Vic Chou Kunjungi Makamnya Bikin Heboh!
-
Siapa Ayah Kandung Ressa? Adik Denada Sentil Sosok yang Rahasiakan Identitasnya
-
4 Potret Ressa Jadi Model di Tengah Tuntutan Pengakuan Anak ke Denada
-
Detail Trailer The Devil Wears Prada 2 Trending di YouTube, Dinanti Usai 20 Tahun
-
Sinopsis Film Netflix Even If This Love Disappears Tonight, Kala Pacarmu Hilang Ingatan Setiap Hari
-
Keadilan Terjawab! Peretas Ponsel Tiara Aurellie Divonis 15 Bulan Penjara
-
Pelaku Penganiayaan Kucing sampai Mati di Blora Diperiksa, Terancam 1,5 Tahun Bui
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Pilih Netflix untuk Tampilkan Mens Rea yang Berujung Pro Kontra