Suara.com - Satu per satu pakar turut berbicara mengenai kasus dugaan pemerasan oleh Nikita Mirzani kepada dokter Reza Gladys.
Dilansir Suara.com pada Kamis (13/3/2025) dari akun TikTok @haludrama3, Muara Karta yang merupakan advokat sekaligus pakar hukum mencoba menilik ke dalam penetapan Nikita Mirzani sebagai tersangka.
"Jika penyidik di Polda Metro Jaya sudah menetapkan Nikita sebagai tersangka, saya pikir sudah memenuhi unsur," ujar Bung Karta.
Bung Karta tampaknya tidak sependapat dengan pandangan dari para penggemar Nikita Mirzani yang masih aktif membela.
Menurutnya, bukti-bukti yang ada memang sudah jelas dan merujuk pada penetapan Nikita Mirzani atas dugaan pemerasan yang kini ramai diperbincangkan.
"Bukti-bukti dan fakta-fakta hukum bahwa Nikita melakukan pelanggaran hukum dalam hal ini tindakan pemerasan dibuktikan sangat jelas," ujar dia.
Pada kesempatan yang sama, pakar juga menanggapi banyaknya kerugian yang diterima masyarakat dari kecurangan para pebisnis skincare.
"Supaya masyarakat bisa terhindari sindikat-sindikat yang cuma mencari keuntungan," kata host yang mulanya memantik Bung Karta.
Kemudian respons yang diberikan Bung Karta cukup mengejutkan.
Baca Juga: Razman Tiba-Tiba Pasang Badan dan Siap Bantu Nikita Mirzani: Aku Bukan Musuhmu NM!
Pasalnya, sang pakar dibuat heran mengenai pemerasan yang diduga terjadi dan dialami oleh seorang dokter Reza Gladys.
Menurutnya, potensi diperas tersebut tidak akan muncul bila tidak ada yang salah dari bisnis yang dikerjakan oleh sang dokter.
"Menjadi pertanyaan saya, kok mau seorang dokter Reza Gladys diperas?" kata Bung Karta.
"Kan berarti ada sesuatu yang kurang beres di lingkupnya, produknya (yang dijual)," sambungnya.
Lebih lanjut, Bung Karta secara tidak langsung berbicara mengenai trik yang dilakukan oleh pihak Nikita Mirzani dan kawan-kawannya.
Trik yang diduga kemudian mengarah ke pemerasan yang dilakukan oleh mereka.
Berita Terkait
-
Anak Nikita Mirzani Pamer Keakraban dengan Sosok Ini, Netizen Ikut Lega
-
Razman Yakin Dokter Oky Pratama Terlibat dalam Dugaan Pemerasan dr Reza Galdys: Periksa!
-
Terungkap! Sumber Kekayaan Crazy Rich Palembang: Suami Owner Daviena Skincare Kerja Apa?
-
Uya Kuya Dituding Bela Lawan Nikita Mirzani di Kasus Owner Skincare, Publik: Dewan Perwakilan Reza Gladys
-
Dukung Penyidik Tahan Nikita Mirzani, Pakar Justru Heran dengan Dokter Reza Gladys: Kok Bisa...
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Sinopsis Film Jadi Tuh Barang, Kisah Kocak Oki Rengga dari Patah Hati hingga Jadi Pawang Hujan
-
Reaksi Arya Khan Disindir Michelle Ashley Bikin Pinkan Mambo Downgrade Sampai Ngamen di Jalanan
-
Dokter Piprim Kecam Billboard Promosi Film Aku Harus Mati, Dinilai Berbahaya Bagi Mental Anak
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian
-
Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus
-
Tidak Direstui Fans! Siapa Elias Ronnenfelt? Pria yang Dirumorkan Dekat dengan Jenna Ortega
-
Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Jejak Kebenaran di Meja Autopsi
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Klarifikasi Virgoun Soal Ambil Anak Saat Inara Terseret Kasus: Hanya Sementara Sampai Badai Reda