Suara.com - Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sudah 16 tahun wafat meninggalkan kita. Namun, beragam cerita tentang dirinya tetap diminati banyak orang, karena dianggap berisi pelajaran berprinsip dan bersikap agar bisa menjadi orang yang lebih baik.
Salah satu cerita yang masih banyak menarik perhatian, tapi jarang sekali terungkap, adalah kesukaan Presiden ke-4 RI tersebut terhadap musik.
Bahkan, ketika Gus Dur harus meninggalkan Istana Negara pada Juli 2001 akibat pelengseran secara paksa, ia tampak tak memedulikannya.
Sebab, bagi Gus Dur, jabatan politik bukanlah satu hal yang patut dipertahankan mati-matian.
Gus Dur justru merasa sangat kecewa ketika puluhan koleksi rekaman musiknya tertinggal di istana dan hilang ketika itu.
Jadi ceritanya, saat dipaksa meninggalkan istana, ada beberapa barang miliknya yang tertinggal.
Dalam situasi politik yang memanas dan serba mendesak, proses pindahan dari Istana ke Ciganjur berlangsung cepat.
Namun, meski kehilangan kekuasaan sebagai presiden, Gus Dur tetap tenang dan tidak pernah menyesali hal tersebut.
Ada satu hal yang justru membuatnya merasa kehilangan lebih dalam, seperti yang pernah ia ungkapkan dengan jenaka sekaligus serius:
Baca Juga: Rekam Jejak Pandawara Group, Dipanggil Prabowo ke Istana Presiden Bahas Isu Sampah dan Lingkungan!
“Kehilangan jabatan presiden bukan apa-apa buat saya. Saya lebih menyesal karena saya kehilangan 27 rekaman Simfoni No. 9-nya Beethoven," ujar Gus Dur dikutip dari NU Online, Senin (17/3/2025).
Pernyataan ini menggambarkan betapa mendalamnya kecintaan Gus Dur terhadap musik klasik.
Sebagai seorang politikus yang dikenal cerdik, ia mungkin menggunakan kalimat ini sebagai cara “ngeles” yang khas, tetapi membandingkan kehilangan kekuasaan dengan kehilangan rekaman Beethoven menunjukkan bahwa musik klasik memiliki tempat istimewa dalam hidupnya.
Gus Dur, Musik Klasik, dan Ketajaman Pendengaran
Sebagai pecinta musik klasik, Gus Dur bukan hanya sekadar penikmat biasa. Ia adalah pendengar yang serius, bahkan sangat mendalami detail setiap komposisi.
Kebanyakan pencinta musik klasik mungkin dapat dengan mudah mengenali judul atau komposer dari suatu karya, tetapi hanya sedikit yang mampu mengidentifikasi konduktor yang membawakannya. Gus Dur adalah salah satu dari sedikit orang yang bisa melakukan itu.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Pandawara Group, Dipanggil Prabowo ke Istana Presiden Bahas Isu Sampah dan Lingkungan!
-
Cek Fakta: Uang Kertas Pecahan Rp25 Ribu Bergambar Gus Dur
-
Sindir Pidato Prabowo, Anak Gus Dur: Semua Kritikan Cuma Perlu Direspons Ndasmu
-
Firdaus Oiwobo Sesumbar Akui Ari-ari Ditanam di Depan Istana Presiden, Publik: Meresahkan..
-
Pidato Prabowo Disorot! Mantan Ajudan Gus Dur Sebut 'Ndasmu' Ucapan Kasar: Sebutan untuk Kepala Hewan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan