Suara.com - Budayawan Sujiwo Tejo menambah panjang daftar tokoh publik yang bersuara soal Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Kini UU TNI tersebut sudah disahkan oleh DPR RI pada hari ini, Kamis (20/3/2025).
Lewat akun Instagram pribadinya, Sujiwo Tejo diduga memberi kritik terhadap sikap Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang menggelar rapat pembahasan RUU TNI di hotel mewah secara ekslusif beberapa hari lalu.
"Salut pada DPR RI yang menggelar rapat kilat tertutup revisi UU TNI di hotel bintang 5," ucap Sujiwo Tejo, dikutip dari akun @president_jancukers.
Meski begitu, Sujiwo Tejo tampaknya tidak terlalu gamblang mengutarakan kritik terhadap sikap DRP RI yang terkesan tergesa-gesa mengesahkan RUU TNI.
Berdasarkan pantauan, Sujiwo Tejo melempar satir sebagai bentuk kritiknya. Dalam satir itu, dia menyinggung soal sikap DPR dan TNI yang tidak netral.
"Karena kalau di bintang 9 berarti di markas PBNU, seperti jumlah bintang di logo NU, dan itu berarti TNI udah gak netral lagi. Salut buat DPR dan TNI," sambung Sujiwo Tejo.
Kemudian, Sujiwo Tejo juga tampaknya mengutarakan ekspresi kekhawatiran dengan perpecahan di kalangan masyarakat akibat ini.
Selain perpecahan karena perbedaan kepentingan, Sujiwo Tejo juga khawatir masyarakat terpecah karena isu RUU-RUU lain sehingga fokusnya teralihkan.
"Walau misal RUU TNI tak lolos karena penghadangan kolektif rakyat, ada yang khawatir RUU Polri lolos sebab luput dari perhatian masyarakat yang perhatiannya mudah dialihkan hanya ke RUU TNI. Mereka khawatir dengan UU baru nanti, Polri akan makin berkuasa," ujar Sujiwo Tejo.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Akui Pemerintah-DPR Bahas RUU TNI Secara Maraton: Penuh Keakraban dan Persaudaraan
Kendati demikian, Sujiwo Tejo memaklumi keresahan masyarakat yang kini seolah sedang dipecah-pecah fokusnya sehingga teralihkan dari isu utama RUU TNI.
"Menurutku, kekhawatiran mereka lebay. Ingat, ingat waualu sama-sama bersenjata seperti TNI, tetapi Polri itu sipil loh, sipil kayak kita. Tapi, walaupun sipil, Polrti itu bersenjata loh," ucap Sujiwo Tejo.
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"TNI dan polisi mending wajib dilarang menempati jabatan sipil. Tapi resikonya nanti bikin propaganda, adu domba ke sipil, di-PKI-kan, difitnah ekstrimis," tulis seorang netizen.
"Negeri yang akan kehilangan martabatnya sedikit demi sedikit. Faktanya investor lari bukan karena rakyat minta gaji lebih tinggi loh," kata netizen lain.
"Lengah dikit disahkan. Negara(ku) adalah negeri ujuk-ujuk," tutur netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Imbas RUU Disahkan DPR, Masa Depan TNI Dikritik Makin Tidak Profesional
-
TNI Aktif Selain di 14 Jabatan Tertentu Harus Mundur atau Pensiun dari Kedinasan
-
Pihak Paling Diuntungkan dari Pengesahan RUU TNI Menurut Imparsial
-
RUU TNI Disahkan DPR Jadi UU, Menhan Terima Kasih ke LSM: Ikut Koreksi Meski di Luar Pembahasan
-
Menhan Sjafrie Akui Pemerintah-DPR Bahas RUU TNI Secara Maraton: Penuh Keakraban dan Persaudaraan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian