Kebohongan itu mudah dibuktikan Ferry dengan menghubungi kontak bisnis Willie untuk menanyakan rate untuk live.
Rate Willie Salim untuk satu jam live TikTok ternyata 'hanya' Rp35 juta, jauh dari angka Rp1 miliar yang ia gembar-gemborkan.
Ferry juga mengkritik pernyataan Willie 'zero to hero'. Ia meminta Willie jujur apabila berasal dari keluarga berada, bukan memulai dari nol.
Namun identitas orangtua Willie Salim sendiri belum diketahui pasti.
Yang bikin Ferry makin geram, Willie pernah menyebut masyarakat Indonesia memiliki 'mental pengemis'.
Willie pun mengaku tak nyaman, sampai takut keluar rumah, karena seolah diharuskan terus berbagi.
Bahkan ada followers Willie yang nekat minta handphone ke rumahnya, hingga namanya dicatut untuk menipu.
Menurut Ferry, Willie ikut andil dalam membentuk mental pengemis yang disebutnya serta ketidaknyamanan yang ia rasakan.
Sebab Willie sendiri yang membentuk citra dirinya sebagai konten kreator giveaway di media sosial.
Baca Juga: Usai Bobon Santoso, Ustaz Derry Sulaiman Sebut Denny Sumargo Sampai Hotman Paris Bakal Mualaf
3. Konten Rendang Hilang di Palembang
Willie Salim awalnya membuat konten memasak rendang dari seekor sapi seharga Rp50 juta untuk masyarakat Palembang.
Namun saat Willie ke toilet beberapa menit saja, rendang yang belum matang sepenuhnya itu ludes diambil warga.
Wilie menunjukkan ekspresi syok ketika rendang dengan berat sekitar Rp200 kilogram itu hilang dalam waktu sangat singkat.
Konten Willie mengenai rendangnya hilang membuat pengguna media sosial menghujat warga Palembang.
Lambat laun terungkap dugaan settingan. Salah satunya pernyataan polisi yang menyebut tim Willie tidak mencegah warga mengambil rendang.
Willie pun disebut sengaja meninggalkan area agar rendangnya diambil warga.
Tidak adanya video yang merekam warga keroyokan mengambil rendang menambah dugaan peristiwa itu hanya konten settingan.
Willie Salim lantas meminta maaf kepada warga Palembang yang jadi dipandang buruk oleh masyarakat Indonesia secara luas.
Willie mengaku salah karena kurang persiapan dalam membuat rendang yang jumlahnya tidak sedikit.
Kekasih Vilmei tersebut sebenarnya juga tidak kecewa, sebaliknya, justru senang melihat antusias warga Palembang yang luar biasa terhadap rendangnya.
Oleh sebab itu, Willie berharap pengguna media sosial tidak menyalahkan warga Palembang lagi.
Itu dia deretan kontroversi Willie Salim selama menjadi konten kreator. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Dituding Settingan, Beredar Rekaman Video Warga Rebutan Rendang 200 Kg Willie Salim di Palembang
-
Helmy Yahya Sayangkan Konten Rendang Willie Salim yang Hilang: Sikapmu Permalukan Orang Palembang
-
Willie Salim Dipolisikan Warga Palembang Gegara Konten Rendang, Helmy Yahya Ikut Nyentil
-
Willie Salim Lulusan Mana? Tuai Kontroversi gegara Konten Rendang 200 Kg Hilang
-
Kontroversi Daging Rendang Hilang di Palembang: Tanggapan Kritis Helmy Yahya terhadap Willie Salim
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan