Suara.com - Dalam era digital saat ini, fenomena viral dapat muncul dalam sekejap, memicu berbagai spekulasi dan perdebatan. Salah satu insiden yang tengah ramai diperbincangkan adalah insiden rendang Willie Salim.
Influencer dan kreator konten ternama, Willie Salim, mengalami situasi tak terduga saat mengadakan aksi berbagi rendang di Palembang.
Saat itu Willie Salim bersama timnya menyiapkan sekitar 200 kg daging sapi untuk dimasak menjadi rendang di Palembang. Namun, baru lima menit proses memasak berlangsung, sesuatu yang tak terduga terjadi.
Dalam sekejap, daging yang masih setengah matang itu hilang dari wajan. Setelah video ini menyebar luas, muncul berbagai spekulasi di kalangan netizen. Beberapa orang menuduh bahwa insiden ini sudah diatur atau merupakan rekayasa konten untuk meningkatkan engagement di media sosial.
Mereka berpendapat bahwa ekspresi Willie Salim dinilai kurang menunjukkan keterkejutan yang mendalam atas kejadian tersebut, sehingga banyak yang mempertanyakan keaslian peristiwa ini.
Namun, rekaman lain yang baru-baru ini muncul justru menunjukkan bahwa kejadian ini benar-benar spontan. Diposting akun TikTok @/v0xgenz tampak anak-anak hingga orang dewasa berdesakan mengambil rendang yang bahkan belum matang sepenuhnya.
Video itu juga memperlihatkan bagaimana warga berebut rendang tanpa koordinasi, bahkan beberapa tampak panik karena ingin mendapatkan bagian.
Bahkan rekaman memperlihatkan kerumunan menggunakan berbagai wadah untuk mengambil rendang, mulai dari kontainer besar hingga gayung, sementara pihak kepolisian tampak kesulitan mengendalikan massa.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa hilangnya rendang memang terjadi secara alami, bukan settingan seperti yang banyak dituduhkan.
Baca Juga: Sumber Kekayaan Willie Salim: Masak 200 kg Daging Diserbu Warga Palembang, Kini Minta Maaf
Situasi ini membuat banyak netizen terkejut, bahkan beberapa mempertanyakan bagaimana mungkin 200 kg daging bisa raib dalam waktu singkat.
Masyarakat Palembang Merasa Tersinggung
Di sisi lain, kejadian ini juga menimbulkan reaksi dari beberapa warga Palembang. Mereka merasa malu dan tersinggung dengan narasi bahwa masyarakat Palembang berebut rendang mentah.
Salah satunya Helmy Yahya yang juga mengkritisi kegiatan tersebut, karena justru mencoreng citra warga Palembang. Ia merasa bahwa insiden ini bisa memberikan kesan negatif seolah masyarakat Palembang tidak bisa diatur dan bertindak rakus.
"Ini kan masalah persepsi. Wah, orang palembang tidak bisa diatur. Rakus, gitu, yang belum mateng saja diserbu habis, ada yang dibilang bawa ember, dan sebagainya," pungkas Helmy Yahya.
Willie Salim Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru
-
Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!
-
3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna
-
Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik
-
Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya
-
Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT
-
Alasan Pemprov DKI Jakarta Bongkar JPO Lama di Rasuna Said