Keberadaan harta tersebut pun memunculkan spekulasi mengenai sumber kekayaannya yang berasal dari keluarga dan perjalanan kariernya yang panjang di dunia bisnis.
Rincian Harta Kekayaan
Berikut rincian harta kekayaan Menpar Widiyanti berdasarkan LHKPN:
- Tanah dan bangunan: Rp152.028.275.000
- Alat transportasi dan mesin: Rp19.463.000.000
- Harta bergerak lainnya: Rp43.814.169.039
- Surat berharga: Rp5.075.638.855.071
- Kas dan setara kas: Rp67.168.797.235
- Harta lainnya: Rp77.719.917.824
- Utang: Rp0
Dengan rincian tersebut, total kekayaan yang dimiliki Menpar Widiyanti mencapai Rp5.435.833.014.169.
Selain jumlahnya yang sangat besar, jenis aset yang dimilikinya juga menarik perhatian.
Dia tercatat memiliki tujuh hunian mewah yang seluruhnya berlokasi di Jakarta Selatan.
Hunian termurahnya bernilai Rp4,4 miliar, sedangkan yang termahal mencapai Rp68,1 miliar.
Di garasinya, berjejer mobil-mobil mewah, mulai dari Bentley Flying Spur W12 hingga Lexus LS500H, yang nilainya miliaran rupiah.
Latar Belakang dan Perjalanan Karier
Baca Juga: Sama-sama Tajir di Kabinet, Intip Kekayaan Menpar Widiyanti Putri vs Sandiaga Uno
Widiyanti Putri bukanlah sosok yang asing di dunia bisnis. Dia merupakan anak dari Wiwoho Basuki Tjokronegoro, pendiri Teladan Group.
Sebelum menjabat sebagai Menteri Pariwisata, Widiyanti pernah menduduki berbagai posisi penting di PT Teladan Prima Agro (TPA) Tbk, termasuk sebagai komisaris dan direktur.
Menpar Widiyanti menyelesaikan pendidikannya di Pepperdine University, Amerika Serikat, dengan gelar Bachelor of Arts di bidang Administrasi Bisnis.
Dia sempat merintis karier di dunia perbankan sebelum akhirnya terjun ke sektor agribisnis.
Selama lebih dari satu dekade, dia mengabdi di Teladan Prima Agro dan memegang berbagai jabatan strategis.
Selain itu, Menpar Widiyanti juga dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial.
Dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia, sebuah lembaga yang berfokus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Tak hanya itu, dia juga menjadi Dewan Pengawas Yayasan Kawula Madani dan Ketua Yayasan Teladan Utama, yang bergerak di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan pengalaman dan hartanya yang melimpah, publik tentu berharap agar Menpar Widiyanti mampu membawa perubahan positif di sektor pariwisata Indonesia.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Beda Jauh Kekayaan Menpar Widiyanti vs Dedi Mulyadi Usai Kritik Pembongkaran Tempat Wisata
-
Kemenpar Buat Kampanye Lebaran di Jakarta Aja, Ini Alasannya
-
Tempat Wisata di Puncak Bogor Dibongkar, Menpar Widiyanti Ingatkan Pelaku Usaha Pastikan Legalitas
-
Raffi Ahmad Geret Desta dan Ariel NOAH dalam Rapat Bareng Menteri, Kinerja Dipertanyakan
-
Menpar Sebut Masa Nganggur Alumni Poltekpar Rata-rata Maksimal 3 Bulan Pasca Lulus
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda