Suara.com - Aktor Fedi Nuril kembali menyinggung balasan nyeleneh Presiden Prabowo Subianto ketika mendapat kritikan. Kali ini, pemain film 'Bila Ibu Tiada' itu mengaitkannya dengan pernyataan dari anggota DPR RI Habiburokhman.
Melalui akun X-nya pada Rabu (26/3/2025), Fedi Nuril menanggapi sebuah cuitan berita berjudul 'DPR Dorong Pasal Penghinaan Presiden Diselesaikan dengan Restorative Justice'.
Berdasarkan isi berita tersebut, anggota dari Komisi III itu mengatakan bahwa hukuman bagi penghina Presiden tertulis dalam pasal yang mengatur tentang tindak pidana ujaran kebencian.
"Jadi, memang perlu kita jelaskan. Pasal penghinaan Presiden adalah variannya pasal yang mengatur tentang tindak pidana dengan cara ujaran," tutur Habiburokhman.
"Seseorang ngomong A diartikan B, bahayanya kalau diartikan itu sebagai pelanggaran hukum penghinaan Presiden. Karena itu, harus bisa ditempuh dengan mekanisme restorative justice," sambungnya.
Menurut politisi Gerindra tersebut, hal itu sudah diatur dalam pasal 77.
Pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh Fedi Nuril. Ia mempertanyakan bagaimana jika kondisinya berbanding terbalik.
Pasalnya, sang Presiden beberapa kali membalas kritikan dengan hinaan atau ejekan terhadap pengkritik kebijakannya.
Sebagai bukti, aktor 42 tahun itupun mengunggah potongan video ketika Prabowo menanggapi kritikan publik saat perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Gerindra pada pertengahan Februari 2025 lalu.
Baca Juga: Prabowo Optimis Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Bahrain!
Kala itu, Prabowo menyinggung banyaknya pihak yang mengkritik kebijakan-kebijakannya, salah satunya soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritkan itupun datang dari pengamat politik, akademisi, hingga masyarakat.
"Kita (partai koalisi) harus mau diawasi. Kita harus mau dikoreksi. Kita harus mau dikritik. Tetapi, kritiknya yang benar, jangan kritik berdasarkan dendam," kata Prabowo.
"Tidak ada Presiden yang punya tongkat Nabi Musa, negara kita sanbat besar. Sudah kita mulai sekian ratis orang, masih ada yang komentar 'belum banyak'. Kalau enggak ada wartawan (di sini), saya bilang, ndasmu," imbuh Prabowo dengan mimik mengejek.
Pernyataan Prabowo tersebut ternyata disambut tawa oleh sebagian besar pejabat yang hadir.
"Kalau Presiden menghina pengkritiknya (contoh: ndasmu), penyelesaiannya dengan pendekatan apa, Bang @habiburokhman?" sarkasme Fedi Nuril berbalut pertanyaan.
Warganet dengan akun @AzadiRio pun sepaham dengan Fedi Nuril. Mengapa Presiden menghina pengkritik justru dinormalisasi, sementara tidak sebaliknya?
Berita Terkait
-
Cedera Leher, Wendy Walters Bagikan Kondisi Terkini usai Tertabrak Jetski
-
Inul Daratista Sempat Berniat Oplas, Batal Karena Luluh dengan Ucapan Adam Suseno
-
Dijodohkan dengan Cucu Megawati, Karakter Asli Didit Prabowo Terkuak dari Video Deddy Corbuzier
-
7 Gaya Keluarga Cendana, Cikeas dan Solo di Ulang Tahun Anak Prabowo
-
Jebolan Indola Cilik 2022, Shania Diva Sambut Idul Fitri dengan Lagu Lebaran
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup