Suara.com - Isu perselingkuhan Ridwan Kamil dengan selebgram Lisa Mariana tampaknya tak kunjung menemukan titik terang sampai tes DNA dilangsungkan.
Belakangan ini, tersiar isu Ridwan Kamil diam-diam menghubungi Lisa Mariana lewat timnya dalam rangka menyelesaikan perkara.
Isu tim Ridwan Kamil berupaya mencari kedamaian ini tersiar lewat bukti pesan WhatsApp yang dibagikan Lisa Mariana dalam akun Instagram pribadinya.
"Lisa, sudahi semua. Kamu mau uang berapa?" kata seseorang diduga tim Ridwan Kamil.
Dalam bukti pesan percakapan tersebut, seseorang dari tim Ridwan Kamil meminta Lisa Mariana untuk berhenti menyiarkan isu perselingkuhan.
"Bersihkan nama pak RK, ya. Tolong kasihan dengan dia," sambung diduga tim Ridwan Kamil.
Akan tetapi, Lisa Mariana tampaknya tidak menyambut hangat upaya perdamaian dari tim Ridwan Kamil. Dia menolak hingga merasa mendapat keadilan.
"Saya tidak mau sebut nominal karena saya tidak berbohong. Lalu siapa yang kasihan sama aku?" tutur Lisa Mariana.
Di lain pihak, seseorang dari tim Ridwan Kamil itu diduga memiliki strategi untuk merayu Lisa Mariana agar tutup mulut.
Baca Juga: Psikolog Tanggapi Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil, Sebut Pengalihan Isu Kasus Korupsi
"15 menit dari sekarang, saya transfer Rp 500 juta. Kalau kamu mau kerja sama untuk bersihkan nama bapak," ujar seseorang diduga tim Ridwan Kamil.
Dia mengungkap, siap menggelontorkan dana Rp 500 juta agar Lisa Mariana berbohong dan menutupi isu perselingkuhan.
"Kita jangan umbar-umbar hal-hal sensitif lagi. Tolong bilang ke sosmed dan media kalua itu hanya halusinasi saja dan tidak benar," ucap seseorang diduga tim Ridwan Kamil.
Setelah isu perselingkuhan berakhir, dia berjanji akan memberikan uang imbalan sebesar Rp 2 miliar kepada Lisa Mariana.
"Setelah berita itu, bisa kita pastikan saya serahkan uang Rp 2 miliar lagi ke Lisa," pungkas seseorang diduga tim Ridwan Kamil.
Sementara itu, Lisa Mariana menegaskan jika motif dirinya berkoar-koar soal isu perselingkuhan adalah dalam rangka mencari keadilan alih-alih memeras.
Berita Terkait
-
Dibongkar Tengku Zanzabella, Nathalie Holscher Pernah Main Serong dengan Polisi
-
Psikolog Tanggapi Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil, Sebut Pengalihan Isu Kasus Korupsi
-
Kekayaan Ridwan Kamil yang Diduga Manjakan Selingkuhan dengan Fasilitas Mewah
-
Diduga Selingkuh, Sifat Asli Ridwan Kamil Sempat Dibongkar Istri
-
Seperti Orang Disandera, Lisa Mariana Bongkar Perlakuan Tak Menyenangkan Diduga Pihak Ridwan Kamil
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan