Diakui Martin Badjideh, keluarga sempat pesimis tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama putra bungsu mereka.
"Alhamdulillah, dapet waktu dari pak Kapolres. Kami bisa dateng pas momen Lebaran. Tadinya kan kami emang nggak tahu. Ternyata, alhamdulillah dikasih," papar Martin Badjideh.
Setidaknya, Vadel Badjideh tidak melewatkan perayaan Idul Fitri seorang diri, seperti yang dikhawatirkan keluarga Badjideh sebelum hari ini.
"Jadi ya, sama aja. Cuma pindah tempat aja," tutur Martin Badjideh.
Vadel Badjideh juga tetap bisa menyantap masakan favoritnya yang biasa dinikmati saat merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
"Ya, tadi ngabisin waktu. Sambil makan ketupat, opor, rendang. Dia paling suka opor buatan mama," jelas Bintang Badjideh.
Sebagai informasi, Vadel Badjideh mulai ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan setelah jadi tersangka tindak asusila terhadap Laura Meizani pada 13 Februari lalu.
Vadel Badjideh dikenakan Pasal 76 D juncto Pasal 81 ayat (1) UU Perlindungan Anak atas sangkaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yang ancaman penjaranya sampai 15 tahun.
Keluarga Vadel Badjideh pun bergerak cepat dengan langsung mengajukan penangguhan penahanan bagi putra bungsu mereka.
Baca Juga: Hukum Ziarah Kubur saat Lebaran Menurut Ulama, Boleh atau Tidak?
Sang ayah, Umar Badjideh tidak tega kalau harus melihat Vadel Badjideh menjalankan ibadah puasa seorang diri di balik jeruji besi.
Sayang, permohonan penangguhan penahanan Vadel Badjideh ditolak penyidik. Tersangka kasus asusila terhadap anak di bawah umur tidak bisa ditangguhkan penahanannya karena punya ancaman pidana tinggi.
Namun, keluarga Badjideh pantang menyerah dalam memperjuangkan kebebasan Vadel Badjideh.
Gagal dengan penangguhan penahanan, keluarga Badjideh mengajukan restorative justice agar Nikita Mirzani mau menyelesaikan masalah dengan Vadel Badjideh secara kekeluargaan.
Kasus tindak asusila terhadap Laura Meizani sendiri dilaporkan Nikita Mirzani ke Polres Metro Jakarta Selatan pada September 2024.
Sampai hari ini, belum ada informasi baru yang bisa disampaikan keluarga Badjideh terkait upaya restorative justice untuk membebaskan Vadel Badjideh.
Berita Terkait
-
Penjara Tak Jadi Penghalang Vadel Badjideh Santap Opor Favorit Saat Lebaran
-
Mat Solar 'Datangi' Salah Satu Anaknya di Malam Sebelum Salat Ied
-
Mat Solar Pergi, Tak Ada Lagi yang Hobi Sebar Uang Saat Idul Fitri
-
Cerita Pilu Vadel Badjideh Usai Lewatkan Malam TakbirandiPenjara
-
Haram Hukumnya Lakukan Puasa di Hari Idul Fitri, Kenapa?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Guncang Oscar 2026! 6 Fakta Film Sinners Pecahkan Rekor dengan 16 Nominasi
-
Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman
-
Keanu AGL Bongkar Sifat Asli Lula Lahfah: Tulus, Gak Milih-Milih Teman
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki