Sekitar empat tahun usai debut, Ray Sahetapy sukses mendapat nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia lewat film Ponirah Terpidana dan Kerikil-Kerikil Tajam yang tayang pada 1984.
Ray juga meraih nominasi sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia 1985 untuk film Secangkir Kopi Pahit.
Setelah itu Ray Sahetapy rajin masuk nominasi sebagai Pemeran Utama Pria terbaik sejak 1986 hingga 1990.
Beberapa film yang membawa Ray meraih nominasi itu adalah Ponirah Terpidana (1984), Secangkir Kopi Pahit (1985), Kerikil-Kerikil Tajam (1985), Opera Jakarta (1986), Tatkala Mimpi Berakhir (1988), Noesa Penida (1988) dan Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990).
Sayangnya dari tujuh nominasi yang didapatkan Ray sejak tahun 1984 hingga 1990 tersebut, tak satu pun Piala Citra berhasil Ray bawa pulang. Ray pun memegang rekor peraih nominasi terbanyak dalam kategori Pemeran Utama Pria Terbaik tanpa kemenangan.
4. Terjun ke Dunia Teater
Ray Sahetapy tetap menjaga eksistensinya di dunia akting bahkan saat industri film Indonesia mengalami mati suri. Ray membangun sanggar teater di pinggiran kota dan membentuk komunitas teater.
Namun, Ray sempat membuat kontroversi dengan gagasannya yang menggaungkan perlunya perubahan nama Republik Indonesia menjadi Republik Nusantara.
5. Debut Jadi Penyanyi
Bukan hanya akting di layar lebar dan teater, Ray Sahetapy juga menjajal dunia tarik suara. Bersama dengan istrinya kala itu, Dewi Yull Ray Sahetapy merilis album perdana bertajuk Say… (1985).
Album itu memiliki dua single yang hits yaitu Satu Kenyataan Lagi dan Say… yang dinyanyikan bersama Dewi Yull.
6. Comeback di Dunia Akting
Pada pertengahan 2006, Ray kembali aktif berakting di layar lebar lewat film Dunia Mereka. Pada tahun yang sama, Ray Sahetapy juga dipilih menjadi salah satu ketua PARFI.
Ray juga dikenal sebagai Perhimpunan Seniman Nusantara.
Sejak 2019, Ray Sahetapy juga mulai muncul di web series. Sejauh ini sudah empat judul web series Ray bintangi. Sementara itu, satu judul web series Ray yaitu Kisah 3 Pembunuh masih belum dirilis dan diumumkan jadwal tayangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi