Suara.com - Langkah konten kreator Bobon Santoso mendaftarkan hak cipta untuk konten masak besar langsung menuai respons dari banyak pihak.
Salah satunya seperti Chef Arnold Poernomo, yang membuat lelucon seakan-akan takut menghadapi langkah hukum Bobon Santoso dalam melindungi ide kreatifnya.
"Gue kalau masak besar bakal disomasi Bobon," tulis Arnold Poernomo di kolom komentar unggahan Instagram Bobon Santoso baru-baru ini, sambil menyertakan emoji menangis sedih.
Arnold Poernomo dalam lanjutan tulisannya juga berpura-pura meminta izin ke Bobon Santoso, apakah dirinya masih boleh membuat konten masak berskala kecil.
"Masak kecil-kecilan aja boleh kan?" tanya Arnold Poernomo.
Lelucon Arnold Poernomo dibalas candaan juga oleh pengguna Instagram lain. Ada yang menyarankan sang koki selebriti untuk mengakali konten masak besar dengan konsep berbeda.
"Masak pakai kuali yang lebih kecil aja chef, tapi banyak jumlah kualinya," celoteh pemilik akun @lienden82. "Jadinya tetep masak besar kan?," timpal pemilik akun @deasyfajriah.
Oleh Bobon Santoso sendiri, Arnold Poernomo dijamin akan tetap mendapat keleluasaan untuk membuat kegiatan masak besar.
Mengingat di luar pekerjaan, Bobon Santoso dan Arnold Poernomo saling mengenal baik satu sama lain.
Baca Juga: Willie Salim Ngaku Tak Settingan, Beredar Video Ibu-ibu Ambil Rendangnya Karena Disuruh Polisi
"Kalau ente mah bebas," tutur Bobon Santoso sambil membubuhkan emoji tertawa.
Sebagaimana diketahui, Bobon Santoso mendaftarkan perlindungan hak cipta terhadap konten masak besarnya pada Jumat (11/4/2025) kemarin.
Penting menurut Bobon Santoso untuk mendaftarkan konten tersebut karena meyakini sudah ada pihak-pihak yang coba mencuri ide kreatifnya.
"Ini adalah wujud nyata dari komitmen saya untuk menjaga orisinalitas karya, serta memberikan perlindungan yang layak atas ide dan kreativitas yang telah saya bangun sejak Februari 2019," kata Bobon Santoso dalam unggahan Instagram-nya.
"Masak besar Bobon Santoso bukan sekedar sebuah konten digital. Ia adalah manifestasi dari mimpi, riset, eksperimen dan passion yang telah saya curahkan dalam perjalanan panjang sebagai kreator. Setiap ide besar yang terwujud, lahir dari proses yang tidak instan dan penuh perjuangan," lanjutnya.
Lewat pendaftaran perlindungan hak cipta, Bobon Santoso bisa langsung menindak konten kreator yang menjiplak ide kreatifnya dalam kegiatan makan besar.
"Jika tidak mengindahkan, terpaksa jalur hukum kami tempuh," ancam Bobon Santoso.
Namun dalam lanjutan tulisannya, Bobon Santoso turut meluruskan bahwa yang ia mintakan perlindungan hak cipta adalah konsep kegiatannya saja, bukan masak besar secara umum.
"Kekayaan intelektual yang dilindungi adalah programnya, layout-nya, konsep dan ciri khas pemilik karya. Jadi, bukan konteks masak besarnya. Semua boleh masak besar, asal tidak plagiat caranya untuk dijadikan konten," papar Bobon Santoso.
Langkah Bobon Santoso menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Ada yang menuding Bobon mengambil tindakan tersebut cuma karena tidak mau kalah saing dari Willie Salim.
Ya, Bobon Santoso dan Willie Salim memang sempat bersitegang gara-gara konten masak besar identik yang mereka sajikan ke publik.
Bobon Santoso pribadi pun sempat menyindir pihak-pihak yang ia yakini pernah berusaha meniru ide kreatifnya, setelah mendaftarkan hak cipta konten masak besar.
"Stop plagiat karya orang lain. Kan namanya konten kreator, ya harus kreatif. Tag orangnya yang suka plagiat," tulis Bobon Santoso, sambil menyertakan emoji tertawa.
Namun di saat bersamaan, Bobon Santoso memastikan bahwa keputusan mendaftarkan hak cipta untuk konten masak besar tidak ada kaitannya dengan masalah Willie Salim.
"Segitu bencinya kah sama Willie Salim?," tanya pemilik akun @muhbambangtaufik.
"Saya tidak membenci, tapi melindungi karya intelektual sendiri. Apa salahnya?," jawab Bobon Santoso.
Tag
Berita Terkait
-
Willie Salim Bahas Khilaf Usai Bobon Santoso Daftarkan Hak Cipta Konten Makan Besar
-
Konten 'Masak Besar Bobon Santoso' Sudah Punya Hak Cipta: Jangan Lagi Plagiat!
-
Bobon Santoso Lulusan Mana? Dituding Permainkan Agama karena Kesiangan Salat Id
-
Belum Yakin 100 Persen Mualaf, Bobon Santoso Tidak Salat Idulfitri: Gue Kira Kayak Natal...
-
Dituduh Mainkan Agama, Bobon Santoso Ngaku Kesiangan Salat Idul Fitri: Dikira Kayak Kebaktian Natal
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Sosok Shelyn Adlyani Hendroharto, Drummer Cilik dari Papua yang Multitalenta dan Inspiratif
-
Dewi Perssik Restui Hubungan Putranya dengan Anak Ramzi
-
Viral! Muncul Sosok Mengaku Anak Enji Baskoro, Lebih Tua dari Bilqis Putri Ayu Ting Ting?
-
Viral Momen Kocak Polisi Tangkap Buron di Dalam Bus, Pelaku Panik Lagi Asyik Tiduran
-
Ada Slank Hingga Jon Batiste! Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar di PIK 2, Ini Bocoran Lineup-nya
-
Ganti Rugi CPNS Bodong Rp8,1 Miliar Belum Dibayar, 3 Rumah Nia Daniaty Terancam Disita
-
Susul Wardatina Mawa, Inara Rusli Pamer Surat Laporan Pencemaran Nama Baik Naik Penyidikan
-
Viral Bupati Brebes Ancam Pecat Nakes Judes, Minta Warga Kirim Video Bukti ke Instagram
-
Tuai Pro Kontra, Begini Kronologi Batalnya Meet & Greet Kakak Itwill di 6 Kota
-
Tak Balas Undangan Imlek Sarwendah, Betrand Peto Pilih Nyekar Bareng Ruben Onsu