Suara.com - Ahmad Dhani seperti menjawab segelintir orang yang menudingnya sebagai musisi yang suka nyontek dengan karya musisi lain.
Salah satu karyanya yang jadi sorotan adalah lagu yang berjudul 'Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada'.
Lagu yang berkolaborasi dengan Chrisye itu dianggap plagiat dari musisi luar negeri.
Melalui Instagram pribadinya, pentolan band Dewa 19 itu menjawab dengan mengunggah cover album bertajuk Chrisye Senyawa.
Album tersebut merupakan kompilasi lagu Chrisye bersama dengan musisi lain di tanah airnya.
Dari unggahan tersebut, Ahmad Dhani seperti ingin memberi tahu bila lagu 'Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada' merupakan karya dari musisi Swedia, Stephen Simmonds.
Pasalnya di bawa judul lagu tersebut ada tertulis jelas nama Stephen Simmonds dan Ahmad Dhani sebagai pecipta lagu yang populer di tahun 2004 lalu.
Dalam keterangan foto, Ahmad Dhani menilai orang yang kurang membaca dinilai punya IQ rendah.
"Kurang minat baca adalah ciri IQ 78," tulisnya.
Baca Juga: Diduga Bakal Rugikan Musisi, Ahmad Dhani Sindir Anggota Dewan yang Ingin Revisi UU Hak Cipta
Unggahan foto itu pun langsung direspon oleh warganet. Mereka pun merepon postif postingan tersebut.
"Pembenci mana paham," ungkap salah satu warganet.
"Yang lain mainnya kurang jauh," tambah warganet lainnya.
"Kan emang udah beli. Nggak paham Dewa dia," tutur warganet lainnya.
"Banyak yang iri dengan prestasi Ahmad Dhani," tutur seorang warganet.
"Buzzer mulai nyerang pribadi, bikin video seragam di FB, IG, tentang plagiat dan adu domba mas Bimo dengan mas Dhani. Anehnya yang komen tiba-tiba merasa jadi musisi kondang semua ahaahaha," terang warganet lainnya.
Sebelumnya narasi Ahmad Dhani musisi yang suka mencontek mulai ramai diperbincangkan setelah potonga video Bimo ex band Netral beredar di media sosial.
Dalam potongan video tersebut, diduga Bimo menilai musisi di tanah air tidak pantas disebut seorang legenda karena banyak meciptakan lagu dengan cara mencontek.
Dalam video tersebut Bimo tidak menyebut nama seorang Ahmad Dhani.
Namun di bawahnya nampak jelas lagu-lagu hits yang diciptakan Ahmad Dhani dihadirkan yang dibandingkan dengan lagu-lagu dari luar negeri yang nadanya 100 persen sama.
Video itu mengakibatkan warganet menilai seorang Ahmad Dhani salah satu musisi tanah air yang membuat karya dengan cara plagiat atau mencontek dari musisi lain.
Persoalan lagu 'Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada' sebenarnya pernah dibahas oleh Ahmad Dhani beberapa tahun yang lalu.
Ahmad Dhani pun tidak memungkiri lagu tersebut merupakan karya dari penyanyi asal Swedia Stephen Simmonds yang judul aslinya Tears Never Dry.
"Bukan mirip, itu 100 persen sama," kata Ahmad Dhani saat hadir di program Satu Jam Lebih Dekat tvOne. Video ini baru diunggah di Youtube tvOne pada Maret 2022 lalu.
Namun di situ istri Mulan Jameela itu menegaskan bila lagu tersebut dibelinya.
"Kami beli rights lagunya untuk mengganti lirik," ujarnya lagi.
Selain itu dalam program tersebut, Ahmad Dhani juga mengambil hal yang serupa saat membuat lagu Cinta Mati II untuk Mulan Jameela pada 2013.
Saat itu, Ahmad Dhani membeli lisensi lagu Real Life dari Sergio Mendes dan diubah liriknya untuk kemudian dinyanyikan Mulan Jameela.
Saat itu, bapak Al, El, dan Dul mengaku langkah tersebut merupakan hal biasa yang dilakukan di luar negeri.
"Yang pertama melakukan itu di Indonesia saya. Nah sekarang mulai banyak ditiru perusahaan rekaman," tutur Ahmad Dhani kala itu.
Berita Terkait
-
Diduga Bakal Rugikan Musisi, Ahmad Dhani Sindir Anggota Dewan yang Ingin Revisi UU Hak Cipta
-
Al Ghazali Sebut Bridesmaid dan Groomsmen di Pernikahannya Bukan dari Kalangan Artis
-
Ahmad Dhani Cek Gedung Resepsi Al Ghazali dan Alyssa Daguise, Super Megah dan Mewah
-
Maia Estianty dan Ahmad Dhani Kompak Bocorkan Tanggal dan Konsep Pernikahan Al Ghazali
-
Selalu Minta Izin Bawakan Lagu Ahmad Dhani, Adab Dul Jaelani Tuai Sorotan
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Stranger Things: The First Shadow Bakal Dibuat Versi Film
-
Knetz Sindir Fans Asia Tenggara Kecoa, SEAblings Balas Pakai Bukti Duet Feby Putri dan LOCO
-
Tak Takut Film Action Gagal, Nico Rosto Siapkan Ramuan Khusus untuk Film Jangan Seperti Bapak
-
Bangun Ekosistem Olahraga, Rezky Aditya dan Dimas Seto Resmikan Monarch Padel di 5 Lokasi
-
Sinopsis Love O'Clock, Kisah Romantis Pertukaran Jiwa Shin Hae Sun dan Na In Woo
-
Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku
-
Anak Bakar Ibu Kandung Karena Tak Diberi Rp39 Juta buat Bayar Utang
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Review Film Jangan Seperti Bapak: Drama Keluarga Berbalut Laga yang Sarat Pesan, Meski Ada Catatan
-
L.A Confidential: Skandal Korup di Balik Gemerlap Hollywood 1950-an, Malam Ini di Trans TV