Suara.com - Konflik antara Ahmad Dhani dengan Rayen Pono malah kini menyeret nama Maia Estianty. Kok bisa?
Banyak netizen yang mengulik hubungan antara Rayen dengan Maia Estianty, mantan istri Ahmad Dhani.
Hubungan ketiganya menjadi disangkut-pautkan meski sebenarnya tidak ada kaitannya satu sama lain.
Konflik Ahmad Dhani dengan Rayen Pono tidak melibatkan Maia Estianty sama sekali.
Namun karena Rayen pernah berhubungan dekat dengan Maia maka konflik ini menjadi menyeret nama bunda Al El Dul tersebut.
Lalu apa hubungan Rayen Pono dengan Maia Estianty?
Tak banyak yang tahu dan ingat kalau Maia Estianty pernah punya grup vokal cowok yang menjadi asuhannya.
Grup vokal itu adalah Pasto yang salah satu anggotanya adalah Rayen Pono.
Makanya tak sedikit yang menyebut kalau Rayen adalah salah satu penyanyi yang dibesarkan oleh Maia Estianty.
Baca Juga: Maia Estianty dan Ahmad Dhani Kompak Bocorkan Tanggal dan Konsep Pernikahan Al Ghazali
Sebenarnya tak pernah terekspose hubungan Rayen dan Maia secara personal.
Dari penelusuran Suara.com, baik Maia dan Rayen pernah mengungkapkan kerja sama mereka sebagai penyanyi dan produser.
Kerja sama itu dimulai sejak 2008. Pasto merilis lagu Aku Pasti Kembali pada 2009. Lagu itu merupakan lagu Maia Estianty yang dipopulerkan duo Ratu.
Maia mengungkapkan alasan tertarik memproduseri Pato yang terdiri dari Rayendie Rohy Pono (Rayen) dan Marvin Warren Romeltho Sinjal (Meltho).
Menurutnya, Pasto memiliki kualitas yang luar biasa dengan suara yang bagus.
Dalam memilih penyanyi yang akan diproduserinya, dia lebih mementingkan kualitas daripada penampilannya.
Ditangan Maia, Pasto yang dulunya membawakan lagu soul dan RnB diubah lebih ke pop bahkan ada unsur rocknya sedikit.
Sebelumnya dengan Maia Estianty, Pasto sebenarnya sudah ada dan berusia 5 tahun di bawah bimbingan Glenn Fredly.
Awalnya ada empat personel yakni Leo Colling, Rudolf DeQueljoe, Bobby, dan Rayen Pono membentuk grup vokal bernama Antero Black.
Setelah bertemu dengan Glenn pada 2003, grup vokal itu berubah nama menjadi PASTO yang terinspirasi dari nama penyanyi bernama Viona Paays.
Bersama Maia, nama Pasto semakin dikenal dengan lagu-lagu hits mereka,
Namun pada 2011, Rayen Pono mundul dari Pasto. Alasannya tak diketahui pasti. Tapi sempat membuat Maia harus menekankan ke publik jika Pasto tidak bubar.
Kehilangan Rayen membuat Maia mencari personel baru dan masuklah Mario Hutagalung. Nama Pasto pun berubah menjadi Pasto-1 dan berkolaborasi dengan Milika.
Pasto-1 kembali ditinggalkan personelnya yakni Meltho dan Mario yang keluar dan membentuk grup vokal sendiri bernama Paskal.
Pasto sendiri tetap tidak bubar dengan personel baru Sion Simbolon dan Jason Gunawan. Namun Jason juga keluar dan digantikan oleh Rohan Simbolon.
Terlepas dari sejarah perjalanan keberasaan Pasto, terlihat Rayen cukup lama kerja sama dengan Maia sejak 17 tahun lalu.
Hal ini pula yang membuat netizen jadi menyangkut-pautkan konflik Rayen dan Dhani dengan Maia.
"Nah loh anak didik bunda Maia," komentar netizen.
"Pantes hatersnya sibotak," celetuk netizen.
"Pantes balas dendam," timpal netizen lainnya.
Padahal antara Maia dan Rayen tak terlihat bekerjasama atau berhubungan lagi tentang pelaporan Ahmad Dhani ini.
Rayen Pono resmi melaporkan Ahmad Dhani karena nama marganya dihina.
Seperti diketahui, Dhani mengaku typo menuliskan nama Pono menjadi Porno. Dhani sempat meminta maaf dan sudah dimaafkan oleh Rayen.
Lalu kenapa masih dipolisikan?
Ternyata menurut Rayen, Dhani tidak tulus dalam meminta maaf. Nama Pono masih dijadikan bahan plesetan di sebuah acara yang ini sangat membuat Rayen sakit hati dan tak terima.
Rayen pun melaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Polri serta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas tudingan melakukan diskriminasi ras dan etnis, pada 23 April 2025.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Ekspresi Alyssa Daguise Saat Ahmad Dhani Pilih Lokasi Ngunduh Mantu di JCC Jadi Omongan!
-
Rayen Pono Sindir Ahmad Dhani Minim Skill: Sok Keras Ngaku Pencipta Lagu Legend
-
Ahmad Dhani Balas Tuduhan Plagiat! Bongkar Fakta Lagu 'Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada'
-
Diduga Bakal Rugikan Musisi, Ahmad Dhani Sindir Anggota Dewan yang Ingin Revisi UU Hak Cipta
-
Al Ghazali Sebut Bridesmaid dan Groomsmen di Pernikahannya Bukan dari Kalangan Artis
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Sinopsis Film Netflix Even If This Love Disappears Tonight, Kala Pacarmu Hilang Ingatan Setiap Hari
-
Keadilan Terjawab! Peretas Ponsel Tiara Aurellie Divonis 15 Bulan Penjara
-
Pelaku Penganiayaan Kucing sampai Mati di Blora Diperiksa, Terancam 1,5 Tahun Bui
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Pilih Netflix untuk Tampilkan Mens Rea yang Berujung Pro Kontra
-
Sinopsis dan Pemeran Aira, Sinetron Baru yang Soroti Korban Pelecehan Seksual
-
Line of Duty: Aksi Real-Time Aaron Eckhart yang Menegangkan, Malam Ini di Trans TV
-
HOA Umumkan Tur Asia "REVERIE", Singgah di Jakarta
-
Pandji Pragiwakson Sudah Minta Maaf Kasus Toraja, Pasrah Bila Proses Hukum Tetap Berjalan
-
Bad Boys for Life Malam Ini: Will Smith dan Martin Lawrence Comeback dan Makin Kompak
-
Sinopsis Drama Korea My Favorite Employee, Diangkat dari Webtoon Populer!