Suara.com - Industri K-Pop kembali diramaikan oleh kehadiran girl group pendatang baru yang langsung menyita perhatian publik, yaitu VVUP.
Girl group yang resmi debut pada 1 April 2024 dan berada di bawah naungan agensi EgoENT itu merilis lagu utama bertajuk “Locked On”, yang diproduseri oleh earattack, produser kenamaan yang sebelumnya menangani lagu-lagu hits seperti “Dope” milik BTS dan “Moonlight Sunrise” milik TWICE.
Namun, yang paling menarik perhatian dari debut ini adalah keberadaan seorang anggota bernama Kim, yang merupakan idol perempuan asal Indonesia.
Kehadiran Kim di industri hiburan Korea Selatan yang terkenal kompetitif dan selektif tentu saja menjadi sumber kebanggaan tersendiri bagi para penggemar K-Pop di Tanah Air.
Kim mewakili generasi muda Indonesia yang mampu menembus panggung global dengan prestasi gemilang.
Kim, yang memiliki nama lengkap Kimberley Fransa Salim, lahir di Jakarta pada 3 Juni 2006. Sejak kecil, ia telah menunjukkan ketertarikan dan bakat dalam bidang tarik suara.
Kiprahnya dimulai dari ajang pencarian bakat seperti The Voice Kids Indonesia 2017, di mana ia berhasil meraih posisi juara ketiga.
Selain itu, ia juga pernah tampil dalam ajang Indonesian Idol Junior season 2 dan The Indonesian Next Big Star.
Tak hanya berkompetisi di berbagai ajang, Kim juga telah merilis single bertajuk “Shine” pada tahun 2019 bersama ELS dan Willy Winarko.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Jaminan: Solusi untuk Pebisnis Pemula
Untuk menunjang kemampuannya, Kim memperdalam teknik vokalnya di beberapa lembaga pelatihan profesional seperti Kevin Music Studio dan KBL Performing Arts.
Keikutsertaan Kim dalam VVUP menandai langkah penting bagi representasi Indonesia di industri K-Pop. Ia kini berposisi sebagai vokalis utama, sejajar dengan para member lainnya yang telah memiliki pengalaman dan pelatihan bertahun-tahun di Korea Selatan maupun negara asal mereka.
VVUP: Girl Group Multinasional dengan Visi Global
VVUP merupakan singkatan dari kata “WIN” yang diwakili oleh huruf “VV” sebagai bentuk lain dari huruf “W”.
Nama ini melambangkan tekad para anggota untuk terus melangkah naik menuju puncak, sembari menyebarkan energi positif dan semangat kemenangan kepada publik.
Grup ini terdiri dari empat anggota dengan latar belakang internasional, yakni:
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
Film Laddaland Versi Indonesia Tayang 13 Agustus 2026, Pakai Pendekatan Horor yang Beda
-
Saksi Kunci Berubah Haluan, Kesaksian Baru ART Ungkap Fakta Mengejutkan Kasus KDRT Erin Taulany
-
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah, Maharnya Tiga Keping Emas dengan Berat Unik
-
Visualisasikan Cinta yang Rumit, Adrian Khalif Resmi Rilis MV '2001x'
-
Beda dengan di Layar Kaca, Mantan ART Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Jutek Banget
-
Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken