"Saya datang ke Cannes untuk menerima penghargaan bergengsi dan luar biasa dari UNESCO melalui platform 'Listen To Her Parole'," tulis Syahrini di Instagram.
Pernyataan ini langsung menuai respons dari publik, yang mempertanyakan kredibilitas dan keabsahan acara tersebut. B
anyak netizen yang menyayangkan adanya kemungkinan misinformasi, terutama karena nama UNESCO disebut secara langsung dalam pernyataan Syahrini.
Menanggapi hal itu, aktris senior Christine Hakim turut memberikan penjelasan dalam sebuah wawancara di program Rumpi.
Ia membenarkan bahwa penghargaan tersebut berasal dari organisasi lain, yakni United Society Council.
"(Dia datang) Listen to Her Parole, Syahrini ini mendapatkan penghargaan dari United Society Council, itu sebuah yayasan yang kerja sama, sama Hermes," terang Christine Hakim.
Aktor senior yang pernah beradu akting dengan Julia Robert itu, memastikan Listen to Her Parole setiap tahunnya memilih selebritis dunia untuk menerima penghargaan.
"Dia memilih public figure dari seluruh dunia untuk mendapat penghargaan women empowerment. Tahun ini Syahrini yang dapat... itu satu kebanggaan," jelas Christine Hakim.
Dengan penjelasan dari pihak UNESCO dan klarifikasi dari figur publik seperti Christine Hakim, publik kini mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai asal-usul penghargaan yang diterima Syahrini.
Baca Juga: Christine Hakim Tanggapi Heboh Syahrini Muncul di Cannes: Bayangkan...
Meski bukan penghargaan resmi dari UNESCO, pencapaian tersebut tetap menjadi bagian dari upaya pengakuan terhadap perempuan dalam ranah internasional, meskipun bukan dalam kerangka formal organisasi PBB tersebut.
Berita Terkait
-
Christine Hakim Tanggapi Heboh Syahrini Muncul di Cannes: Bayangkan...
-
Syahrini Kenalan dengan Keluarga Kerajaan Monaco, Diledek karena Cuma Bilang Hai Doang
-
Syahrini Pamer Lagi Privat Shopping Berlian, Netizen Julid ke Jempolnya
-
Aisyahrani Buktikan Syahrini Tak Pernah Pakai Filter di Instagram
-
Syahrini Terus Dicibir, Reino Barack Tetap Ungkap Rasa Bangganya
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Konflik dengan Ibu Jalan Dua Tahun, Ratu Sofya Mulai Kelelahan
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Bukan Adegan Seks, Ratu Sofya Tolak Promosi Film karena Haknya Belum Dipenuhi
-
Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya Sendiri, Kronologi yang Dijelaskan di Luar Dugaan
-
Hera eks ART Diduga Bagikan Foto Anak-Anak Erin Taulany di FB Pro, Biar Dapat Cuan
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Perlihatkan Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama